post image
KOMENTAR

FESTIVAL Indonesia yang sudah tiga kali digelar KBRI Moskow mampu menarik minat dan memperbesar perhatian masyarakat Rusia pada Indonesia dan berbagai produk unggulan yang dimiliki.

Karena itu KBRI Moskow berencana kembali menggelar Festival Indonesia pada tanggal  2 hingga 4 Agustus 2019.

Sebagai peluncuran dan persiapan Festival tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Belarus M. Wahid Supriyadi menyelenggarakan konferensi pers di Wisma Duta KBRI Moskow, Kamis (13/6) yang dihadiri oleh lebih dari 50 orang perwakilan dari berbagai media Rusia.

Konferensi pers ini juga dihadiri Wakil Kepala Departemen Kerja Sama Ekonomi Luar Negeri dan Hubungan Internasional Pemerintah Kota Moskow, Ilya Kuzmin, Minister Counsellor Ekonomi KBRI Moskow, Edi Suharto, selaku Ketua Panitia Festival Indonesia, dan Direktur Jenderal Amarcom, Elena Preobrazhenskaya sebagai mitra KBRI Moskow dalam penyelenggaraan Festival Indonesia.

Dubes Wahid menjelaskan bahwa Festival Indonesia keempat ini akan lebih besar, lebih semarak dan lebih meriah dari festival-festival sebelumnya.

Penyelenggaraan Festival kali ini untuk menyongsong peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dengan Rusia pada 3 Februari 2020.

Menurut Dubes Wahid, Festival Indonesia diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari Indonesia yang terdiri dari pejabat pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku bisnis, tim kesenian dan lainnya. Ditargetkan festival akan dikunjungi oleh lebih dari 140 ribu orang warga Rusia, khususnya dari Moskow.

“Festival akan dihadiri pejabat setingkat Menteri dan sejauh ini sekitar lima gubernur dari Indonesia direncanakan akan hadir juga,” kata Dubes Wahid.

Ilya Kuzmin dari Pemerintah Kota Moskow menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Moskow mendukung penuh KBRI Moskow dalam menyelenggarakan Festival Indonesia. Kegiatan ini sebagai bentuk kerja sama yang saling menguntungkan bagi Pemerintah Kota Moskow dengan Indonesia dalam kerangka kerja sama antara Rusia dengan Indonesia.

Ilya Kuzmin juga mengatakan Festival Indonesia semakin populer di kalangan masyarakat Moskow mengingat jumlah pengunjung yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Melalui Festival ini, Indonesia dapat memperlihatkan keindahan negaranya kepada warga Moskow dan warga wilayah lainnya di Rusia yang sedang berkunjung ke Moskow.

Festival Indonesia merupakan ajang promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan seni budaya terpadu sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia di Rusia.

Festival Indonesia ketiga pada 3-5 Agustus 2018 lalu dikunjungi lebih dari 135 ribu orang warga Rusia.

Festival Indonesia keempat akan berlangsung di Taman Krasnaya Presnya seluas 16,5 ha di pusat kota Moskow. Tema Festival adalah “Visit Wonderful Indonesia: Enjoy Our Tropical Paradise”.

Festival akan menampilkan pameran berbagai produk Indonesia, seperti kopi, pakaian, aksesoris, kuliner nusantara, kerajinan, dan lainnya.

Pada Festival akan dipersembahkan juga berbagai pagelaran seni dan budaya dari berbagai daerah Indonesia, baik lagu, tarian, maupun permainan alat musik, termasuk gamelan dan wayang kulit. Selain itu, Festival akan dimeriahkan juga oleh master class tari dan alat musik tradisional, workshop batik, pameran foto tentang Indonesia, kelas Bahasa Indonesia, fashion show dari para desainer Indonesia, cooking class masakan/kuliner nusantara, barista kopi Indonesia, dan lainnya.

Selama Festival Indonesia para pelaku bisnis Indonesia akan memiliki kesempatan berinteraksi dan melakukan business matching dengan para mitranya di Rusia. Berbagai daerah Indonesia dapat memperkenalkan potensi daerah masing-masing, seperti bidang ekonomi, pariwisata, dan budaya.

Pemerintah Daerah juga berkesempatan menjalin atau memperat kerja sama dengan mitranya di Rusia, baik dalam bentuk sister province, maupun sister city.

Festival Indonesia keempat akan didahului oleh Forum Bisnis Indonesia-Rusia dan business matching pada 1 Agustus 2019. Forum bisnis ini akan dihadiri oleh pejabat dan pelaku bisnis kedua negara. (F)

Sering Gunakan Media Sosial Bisa Ganggu Kesehatan Mental Anak Perempuan

Sebelumnya

Konsisten Jaga Lingkungan, Wanita Suku Amazon Dinominasikan Dapat Nobel Perdamaian 2020

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News World