post image
Ilustrasi petugas medis sedang mengambil sampel tes PCR/Ist
KOMENTAR

LIMA belas Agustus terberitakan Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR).  

17 Agustus 2021 sebagai hadiah Hari Proklamasi Republik Indonesia, terberitakan bahwa Kemenkes memproklamasikan langkah nyata menunaikan perintah Presiden Jokowi untuk menurunkan harga PCR agar terjangkau oleh masyarakat lemah ekonomi.

Bahkan pemeriksaan hasil PCR juga dipercepat demi mempercepat perjuangan bangsa Indonesia menyelamatkan kesehatan dan nyawa warga Indonesia dari ancaman virus Corona.

Terharu

Jelas mengharukan menyaksikan kemurahan hati penguasa secara nyata mewujudkan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Bukan sebagai hafalan slogan politik belaka namun benar-benar nyata menjadi kenyataan.

Semoga penatalaksanaan penurunan tes harga PCR tidak dilaksanakan secara setengah hati apalagi dengan berbagai jurus deodoran demi menutupi aroma busuk.

Dan tentu saja jangan sampai ada korupsi seperti terhadap Bansos. Telah terbukti secara meyakinkan bahwa menurunkan harga PCR sama sekali bukan berdasar kemampuan namun berdasar kemauan.  

Terima Kasih

Insya Allah, setelah harga diturunkan kemudian menyusul berita bahwa tes PCR digratiskan seperti telah dibuktikan antara lain oleh anak-anak muda NTT.

Jika mau pasti mampu. Jika tidak mampu berarti tidak mau. 

Maka atas nama seluruh rakyat yang tidak mampu membayar biaya tes PCR, dari lubuk sanubari terdalam saya tulus mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Presiden Jokowi dan segenap jajaran pemerintah.

Yang berwenang menetapkan harga tes PCR atas kemurahan hati serta belas kasih yang terhormat para beliau berkenan mewujudkan sila kedua dan kelima Pancasila menjadi kenyataan. Merdeka!

Prihatin Salima Mazari Ditangkap Taliban

Sebelumnya

Jaya Suprana: Tolong Pak Menkes Selamatkan PCR Gratis di NTT

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jayasupranalogi