Booth Maju Jaya Tekstil di Halal Fair & HIITS 2023 di ICE BSD/Dok. Maju Jaya Tekstil
Booth Maju Jaya Tekstil di Halal Fair & HIITS 2023 di ICE BSD/Dok. Maju Jaya Tekstil
KOMENTAR

MAJU Jaya Tekstil, salah satu suplier tekstil terkemuka di Indonesia, untuk pertama kalinya hadir di Halal Fair & Halal Indonesia Internasional Trade Show (HIITS) yang berlangsung selama 3 hari di ICE BSD Tangerang (8-10 Desember).

Keikutsertaan Maju Jaya Tekstil dalam Halal Fair & HIITS 2023 merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem fesyen muslim di Indonesia.

Menariknya, gelaran yang menjadi trendsetter perkembangan industri halal di Indonesia ini tidak hanya dimanfaatkan Maju Jaya Tekstil untuk branding dan promosi peluncuran produk baru, tetapi sekaligus menjadi wahana edukasi bagi pelaku UMKM.

Pemilik Maju Jaya Tekstil Sagar M Vasandani menyadari bahwa para pelaku usaha di era disruptif saat ini dituntut untuk mampu berpikir dinamis dan solutif menghadapi ritme perkembangan zaman yang berubah dengan cepat.

Apalagi Indonesia tengah bergiat menuju kiblat fasyen dunia. Merujuk laporan dari State of Global Islamic Economy Report tahun 2022, posisi Indonesia cukup mentereng, menempati peringkat ketiga pada indikator modest fashion setelah Uni Emirat Arab dan Turki. Tentunya ini merupakan tantangan sekaligus kesempatan besar bagi seluruh sektor terkait untuk saling berkolaborasi dan memperkuat.

Hal inilah yang mendorong Sagar M Vasandani dalam kesempatan Halal Fair & HIITS 2023 berkolaborasi dengan Founder & Chief Executive Officer (CEO) Kasisolusi Deryansha Azhary yang juga memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan kualitas UMKM untuk memberikan edukasi kepada UMKM dalam talk show bertajuk “Strategi Jualan B to C untuk UMKM Pakaian Muslim” yang akan digelar di Theater 2 pada Minggu (10/12).

Sebagai praktisi bisnis yang concern pada UMKM, Deryansha Azhary mengapresiasi komitmen total Maju Jaya Tekstil dalam pengembangan produk dan dukungannya terhadap kapabilitas UMKM. Tak dipungkiri, sejatinya UMKM merupakan garda terdepan dan penggerak sektor riel di tengah masyarakat sehingga perlu dukungan dan perhatian serius.

“Industri fesyen muslim merupakan pasar yang dinamis dengan peluang pertumbuhan yang besar. Pelaku usaha harus jeli menangkap peluang. Dimulai dari riset tren yang diminati anak-anak hingga dewasa, riset pasar online dan offline, menentukan sumber pasokan produk: menjahit sendiri atau hanya sebagai reseller atau dropship, menentukan rencana bisnis, kalkulasi modal dan promosi,” terang Sagar M Vasandani dalam keterangan yang diterima Farah.id.

Menurut pengusaha yang sudah 11 tahun mengembangkan Maju Jaya Tekstil, kerap kali dijumpai penjual  yang belum melek teknologi dan  sulit beradaptasi dengan perubahan yang cepat.

Jika dahulu penjual bisa mempersiapkan koleksi busananya sejak jauh hari dan berlaku untuk periode tertentu, kini penjual harus lebih mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan tren dalam melahirkan koleksi busananya.

“Penjual harus berjuang untuk berkompromi dengan selera pasar agar bisnisnya bertahan. Tetapi soal kualitas dan inovasi, harus nomor satu,” ujarnya.

Sagar mencotohkan, saat ini terjadi tren meningkatnya komunitas hijrah, masyarakat yang semakin sadar pada kesehatan kulit dan mobilitas yang tinggi. Di sinilah tantangannya, bagaimana pelaku usaha bisa menyuguhkan produk fesyen  syar’i dengan model simple elegan dan berbahan adem.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pada momen Halal Fair & HIITS 2023, Maju Jaya Tekstil meluncurkan berbagai produk baru yaitu kain anti-UV dengan UV Cut lebih dari 30 persen. Beberapa produk yang diluncurkan antara lain Nadeem, Ateefa, Maher, dan Kareem.

Selama pameran berlangsung,  pengunjung juga mendapatkan harga spesial baik untuk pembelian secara eceran maupun partai besar langsung di boothnya yang berdesain elegan dan nyaman (hospitalized) berukuran 9x6 meter.

Pengunjung bahkan berkesempatan berkonsultasi dengan Sagar M Vasandani atau Roshni KN tentang berbagai hal terkait produk kain, juga seputar membangun kerja sama bisnis dan tips bisnis UMKM.

Maju Jaya Tekstil juga membuka kesempatan bagi mereka yang ingin bekerja sama dari berbagai daerah.

Berkantor di daerah Ciledug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Maju Jaya Tekstil telah memiliki jangkauan pemasaran yang luas di berbagai daerah, tidak hanya seluruh pulau Jawa, telah meluas hingga Medan, Makassar, Bali, Sulawesi, dan Kepulauan Riau. Pengiriman kain akan disesuaikan dengan lokasi kargo terdekat dengan pelanggan.

Di samping jangkauan pemasaran yang luas, Maju Jaya Tekstil juga memiliki beberapa kelebihan antara lain barang berkualitas tinggi dengan harga ekonomis dan panjang roll hanya 50 yard, sehingga sangat terjangkau untuk produksi UMKM.

Untuk mendedikasikan komitmen di industri fesyen, Maju Jaya Tekstil merancang instalasi Seni Pendar yang secara keseluruhan menggunakan produk kainnya.

“Instalasi seni ini bertujuan mengenalkan produk Maju Jaya Tekstil kepada pengunjung, sehingga mereka bisa merasakan vibes dari kualitas bahan yang ditawarkan. Sementara pilihan warnanya merujuk pada warna-warna Halal Fair yang menyejukkan dan menambah nilai seni pada pameran ini,” pungkas Sagar.




IFEX 2024 Terus Berkomitmen Membuka Peluang Pasar Internasional Bagi Pelaku Usaha

Sebelumnya

Industri Furnitur dan Kerajinan Indonesia Terus Bertumbuh Bersama IFEX

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel C&E