Festival Jajanan Bango menghadirkan 100 legenda kuliner Nusantara yang bisa dinikmati di satu tempat, yaitu Plaza Parkir Timur Senayan Jakarta, 27 hingga 29 Oktober 2023/Dok FJB
Festival Jajanan Bango menghadirkan 100 legenda kuliner Nusantara yang bisa dinikmati di satu tempat, yaitu Plaza Parkir Timur Senayan Jakarta, 27 hingga 29 Oktober 2023/Dok FJB
KOMENTAR

SELAIN keindahan alam Indonesia yang luar biasa, keajaibannya juga terletak pada makanan yang beragam. Banyak orang di belahan dunia lain menyukai cita rasa khas makanan Indonesia. Beberapa bahkan diakui sebagai makanan terenak dunia.

Itulah alasan mengapa Festival Jajanan Bango (FJB) kembali digelar untuk kesekian kalinya. Bahkan tahun ini, FJB digelar di dua kota, yaitu Jakarta dan Makassar, yang memiliki tagline sebagai Kota Makan Enak.

Digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, mulai 27 hingga 29 Oktober 2023, FJB 2023 mengambil tema Bangkitkan Sejuta Rasa Nusantara. Festival kali ini dijanjikan akan menghadirkan petualan kuliner yang berbeda, karena akan memberikan pengalaman multisensory. Ada 100 legenda kuliner dari berbagai wilayah Indonesia yang ditawarkan, dan keseluruhannya diyakini mampu membangkitkan selera makan karena melibatkan lima panca indera.

Kedelai hitam malika, yang menjadi salah satu dari empat bahan utama pembuatan kecap Bango/Dok FJB

“FJB tahun ini terasa istimewa, karena berbarengan dengan perayaan ulang tahun ke-95 Bango. Ya, sejak 1928 Bango selalu konsisten menjaga kualitas melalui penggunaan empat bahan alami terbaik dan proses pembuatan yang otentik,” kata Direktur Nutrisi PT Unilever Indonesia, Tbk Amaryllis Esti Wijono, saat konferensi pers pembukaan Festival Jajanan Bango di Plaza Parkir Timur Senayan, Jakarta, Jumat (27/10).

Didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), FJB membuktikan bahwa pesona Indonesia tidak hanya terpancar dari keindahan alam ataupun keragaman seni dan budayanya, namun juga dari kelezatan dan kearifan lokal yang terkandung dalam begitu banyak ragam kuliner Nusantara.

Yang tak kalah penting, FJB mendukung upaya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI (Kemenkop UKM RI) untuk memajukan geliat industry UMKM kuliner lokal, karena keikutsertaan mereka selalu berhasil mendorong popularitas di antara para pecinta kuliner.

“Saya percaya, melalui festival ini potensi dan kontribusi UMKM, khususnya di industry kuliner, akan semakin dikenali dan diapresiasi, mendorong pertumbuhan di skala lokal hingga nasional,” ujar Deputi Bidang UMKM Kemenkop UKM RI Ir RS Hanung Harimba Rachman, SE, MS, di lokasi yang sama.

Galeri imersif yang akan membangkitkan kelima indera/Dok FJB

Sementara itu, Celebrity Mom Sarwendah yakin, dari keluarga ragam kuliner Nusantara, terutama yang berbasis kecap, akan terus dicintai dan mengalahkan kuliner-kuliner luar yang terus menjamur.

Hal lain yang menjadi pembeda FJB tahun ini adalah digelar berbarengan dengan Hari Sumpah Pemuda. Harapannya, pengalaman yang mengesankan ini aan menjadi impactful bagi generasi muda sebagai pemegang tongkat estafet pelestarian kuliner Nusantara.

Lalu ada galeri imersif yang menonjolkan berbagai pesona kuliner Indonesia dengan memanfaatkan kepekaan kelima indera.

Dan, sebagai acara puncak FJB 2023, akan ada penampilan cantik dari Rossa.




IFPC 2024 Munculkan Pemenang Baru, Usung Ecoprint Jadi Bagian Penting Fesyen Keberlanjutan

Sebelumnya

Hadirkan Quraish Shihab, Buttonscarves Bersyukur Atas 8 Tahun Keberkahan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel C&E