Salah satu koleksi tas hermes/Net
Salah satu koleksi tas hermes/Net
KOMENTAR

HERMES, Label mewah yang identik dengan warna oranye, mengumumkan akan memberikan bonus kepada 19.700 orang pegawainya di seluruh dunia. Bonus yang dikeluarkan sebanyak 4.000 Euro atau sekitar Rp64,7 jutaan.

Pemberian bonus dilakukan atas kenaikan penjualan dan keuntungan yang diraih Hermes selama 2022. Bonus akan diberikan di akhir bulan ini. Bagi mereka yang bekerja di Paris, akan mendapatkan bonus tambahan.

Hermes mungkin terkenal selektif dalam menjual tas Birkin dan Kelly, namun tidak dalam hal mengapresiasi karyawannya. Laman Le Monde melaporkan, pegawai Hermes di Paris juga akan mendapatkan kenaikan gaji sebesar 6 persen.

Dalam laporan keuangan tahun lalu yang dirilisnya, Hermes mencatat pemasukan sebesar 11,6 miliar Euro, naik 23 persen dibandingkan 2021. Hermes juga berhasil mencetak laba bersih sebesar 3,4 miliar Euro, naik 38 persen.

Jika dipecah berdasarkan regional, kenaikan pendapatan terbesar datang dari kawasan Amerika, di mana penjualan naik 32 persen. Disusul Perancis 27 persen, Asia (tanpa Jepang) sebesar 22 persen, Jepang sebanyak 20 persen, dan Eropa (tanpa Perancis) sebesar 18 persen.

Hermes juga menyatakan, perkembangan bisnisnya tidak terlepas dari perekrutan besar-besaran yang mereka lakukan selama tiga tahun terakhir. Pada tahun lalu, Hermes telah merekrut 2100 orang pegawai baru. Masih tingginya permintaan dan diikuti rencana kenaikan harga juga tampaknya akan membuat bisnis Hermes kian bersinar di 2023.

Berdasarkan daftar yang dirilis Pursebop, persentase kenaikan terbesar untuk tas Hermes Birkin terjadi pada model Birkin 30 Togo, yakni sebesar 9,20 persen dari semula 8150 Euro menjadi 8900 Euro atau sekitar Rp147 jutaan.

Harga tersebut tentu akan jadi lebih mahal di ranah reseller atau preloved. Seperti di Madison Avenue Couture misalnya, harga Tas Hermes Birkin 30 Togo warna hitam mencapai 31.500 USD atau Rp476 jutaan.




Kementerian Agama Ingatkan Jemaah Agar Tidak Ketinggalan Rukun Haji

Sebelumnya

Teori Agenda Setting: Media Massa dan Politik

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Horizon