Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja merilis lima obat sirup anak yang mengandung etilen glikol di atas batas aman. Temuan ini merupakan hasil uji terhadap 39 bets dari 26 obat sirup.

Berikut adalah daftar 5 obat yang mengandung cemaran etilen glikol melebihi ambang batas, seperti mengutip laman pom.go.id, Kamis (20/10).

  1. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar 08L7813003537A1, kemasan dus, botol plastic 60 ml.
  2. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastic 60 ml.
  3. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL72263003037A1, kemasan dus, botol plastic 60 ml.
  4. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan dus, botol 60 ml.
  5. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan dus, botol 15 ml.

Saat ini, seluruh sirup obat sudah diinstruksikan untuk ditarik dari peredaran di seluruh Indonesia dan harus segera dimusnahkan.

Meski begitu, BPOM menyatakan hasil uji cemaran Etilen Glikol tersebut belum dapat mendukung kesimpulan bahwa penggunaannya memiliki keterkaitan dengan kejadian gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.

Secara tertulis BPOM menjelaskan, selain penggunaan obat masih ada beberapa faktor risiko penyebab kejadian gagal ginjal akut, seperti infeksi virus, bakteri Lepeospivo, dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) atau sindrom peradangan multisistem pasca Covid-19.

Orangtua diharapkan tetap berhati-hati dan waspada. BPOM sendiri berjanji akan terus memberikan informasi apabila ada data terbaru.




Benarkah Cuaca Panas Ekstrem Berbahaya Bagi Penderita Diabetes?

Sebelumnya

Yuk, Lindungi Mata dari Bahaya Sinar UV

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Health