Pusat Medis Pertahanan Nasional Taiwan mengumumkan rencana mendirikan laboratorium biosafety level 4/Net
Pusat Medis Pertahanan Nasional Taiwan mengumumkan rencana mendirikan laboratorium biosafety level 4/Net
KOMENTAR

DI SAAT situasi pandemi Covid-19 di Taiwan mulai membaik, Kementerian Pertahanan Nasional negara itu berencana untuk mendirikan laboratorium biosafety level 4 baru untuk mencegah dan melawan wabah virus baru di masa depan.

Mengutip laporan Taiwan News pada Selasa (19/10), laboratorium biosafety level 4 (BSL-4 atau P4) itu dirancang untuk menangani patogen paling berbahaya.

Saat ini, hanya Pusat Medis Pertahanan Nasional  yang mengoperasikan laboratorium P4 yang telah dilakukan selama 30 tahun.

Pusat tersebut adalah salah satu dari lima lembaga pendidikan yang dipilih untuk berpartisipasi dalam program 185 juta dolar Taiwan (6,63 juta dolar AS) yang diluncurkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi (MOST) tahun lalu untuk membentuk pusat penelitian ilmiah pencegahan virus.

"Karena kemajuan dalam keamanan, lab P4 yang ada tidak lagi memenuhi semua peraturan dasar, sehingga diambil keputusan untuk membangun lab baru yang mengikuti standar keselamatan internasional yang paling ketat," kata para pejabat militer.

"Laboratorium itu dapat tumbuh menjadi fasilitas penelitian virus paling canggih di Asia Pasifik," lanjutnya.

 




Mendikbudristek Nadiem Makarim: Penting Menanamkan Rasa Cinta terhadap Perbedaan dalam Diri Anak Indonesia

Sebelumnya

Hadiri Pertemuan WIPO di Jenewa, Menparekraf Sandiaga Uno: Indonesia Punya Potensi Kekayaan Intelektual yang Sarat Tradisi dan Kearifan Lokal

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News