Menteri Ida Fauziyah berbicara di sidang ILC Jenewa/Instagram @idafauziyahnu
Menteri Ida Fauziyah berbicara di sidang ILC Jenewa/Instagram @idafauziyahnu
KOMENTAR

MENTERI Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-112 di Jenewa, Swiss yang berlangsung pada 3-14 Juni 2024.

ILC yang pada tahun ini mengangkat tema “Towards a Renewed Social Contract” sekaligus memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang jatuh pada 12 Juni.

Ada pula Forum Perdana Koalisi Global untuk Keadilan Sosial yang diselenggarakan pada 13 Juni, menyediakan ruang bagi mitra koalisi untuk berdiskusi tentang keadilan sosial.

Menaker Ida menyebutkan bahwa partisipasi aktif di ILC dapat membawa dampak positif bagi ketenagakerjaan global, termasuk di Indonesia. Indonesia selama ini telah menunjukkan peran aktif menciptakan kondisi kerja yang lebih baik dan adil bagi semua pekerja di seluruh dunia.

Menaker menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mendukung penyelenggaraan ILC ke-112 sebagai sarana meningkatkan komitmen dan kerja sama bidang ketenagakerjaan antara negara-negara anggota International Labour Organization (ILO).

"ILC merupakan momen penting bagi kita semua untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingan Indonesia di forum internasional. Ini salah satu ajang berkontribusi dalam pembentukan standar dan kebijakan ketenagakerjaan internasional yang adil dan berkelanjutan. Kami membawa misi untuk pelindungan pekerja, kesetaraan, dan keberlangsungan usaha,” papar Menaker dalam keterangan pers baru-baru ini.

Lebih jauh Ida menjelaskan, ILC yang digelar secara rutin setiap tahun itu melibatkan unsur tripartit dari 187 negara anggota ILO yang terdiri dari unsur pemerintah, unsur pengusaha, dan unsur serikat pekerja.

ILC terdiri dari sesi pleno dan berbagai komite, termasuk Komite Finance, Komite Application of Standards, dan Komite Standard Setting. Selain itu, ada pertemuan Asia-Pacific Group Ministers Meeting, pemilihan anggota Governing Body, dan pengukuhan Global Coalition for Social Justice.




Hadiri Pertemuan WIPO di Jenewa, Menparekraf Sandiaga Uno: Indonesia Punya Potensi Kekayaan Intelektual yang Sarat Tradisi dan Kearifan Lokal

Sebelumnya

Dari Kampung Zakat Hingga Kota Wakaf, Kementerian Agama RI Terus Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News