Ilustrasi perempuan yang sedang merasa sakit/Pixabay
Ilustrasi perempuan yang sedang merasa sakit/Pixabay
KOMENTAR

KETIKA kita sedang menderita suatu penyakit atau diberikan masalah besar yang membutuhkan waktu untuk memperbaikinya, maka ingatlah selalu pesan Rasululah saw. berikut ini.

"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kekhawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya, melainkan Allah Swt. akan menghapus kesalahan-kesalahan karenanya." (HR Bukhari & Muslim)

Maka musibah yang menimpa kita adalah penghapus dosa.

Sakit yang tak kunjung sembuh adalah penggugur dosa.

Dan tujuan akhir dari semua itu adalah kedekatan hamba kepada Khalik-nya.

Jika kita benar-benar meresapinya, kita akan mampu bersabar menghadapi segala musibah. Sekuat tenaga menghindari kata "aduh" dan memilih mengucap "astaghfirullah".

Bahkan kita bisa tersenyum saat sekujur tubuh merasa sakit. Karena kita memahami bahwa Allah memberi kita kesempatan untuk menghapus dosa. Allah memberi kita ampunan-Nya dengan cara 'indah' yang membuat kita merenung dan mendekat kepada Sang Khalik.

Sungguh fitrahnya manusia yang merasa kesulitan akan meminta pertolongan kepada Pencipta-nya. Manusia yang merasa dirinya lemah tak berdaya, tentulah akan memohon diberi kekuatan oleh Yang Maha Mengusai alam semesta.

Dan di situlah kesakitan kita memiliki tujuan, untuk menjadikan kita hamba yang dekat pada-Nya. Semoga tak hanya di kala sakit tapi juga di saat sehat dan gembira.




Apa Hubungan Bersyukur dengan Percaya Diri bagi Seorang Muslimah?

Sebelumnya

Surah Al-Waqiah dan Ketenteraman Jiwa Seorang Muslim

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Tadabbur