Menparekraf sebagai super mentor AKI Papua/Kemenparekraf
Menparekraf sebagai super mentor AKI Papua/Kemenparekraf
KOMENTAR

PROGRAM unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bertajuk Apresiasi Karya Indonesia (AKI) 2023 digelar di Jayapura, Papua.

AKI adalah program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran etalase produk ekonomi kreatif.

Sebanyak 23 pelaku ekraf menjadi finalis AKI 2023 Jayapura dari subsektor kriya, film, fesyen, dan kuliner. Satu terbaik akan dipilih untuk masuk puncak AKI di bulan September bersama 16 pelaku ekraf terbaik lainnya dari kota-kota lain.

“AKI 2023 bisa menjadi pemicu peningkatan omzet produk ekonomi kreatif pelaku UMKM di Jayapura,” ungkap Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir di Mall of Jayapura sebagai super mentor (6/7/2023).

Menurut Menteri Sandiaga, Jayapura memiliki potensi besar dari sektor parekraf untuk dikembangkan secara kolaboratif. Terlebih lagi, anak-anak muda telah memiliki Papua Youth Creative Hub yang menjadi wadah mengasah dan mengembangkan kreativitas.

Dalam kesempatan itu, hadir Maria Fransisca, Putri Indonesia 2014 yang kini fokus menjadi pengusaha ternak ayam petelur. Ia berbagi pengalaman tentang keputusannya berwirausaha sementara banyak orang menyayangkan keputusannya meninggalkan gemerlap industri kecantikan, dunia hiburan, dan aktivitasnya sebagai Putri Indonesia.

Kunci utama untuk membuka usaha menurut Maria adalah menanggalkan gengsi. Jika masih merasa gengsi, maka tidak akan maju. Melihat bahwa telur telah menjadi kebutuhan primer yang dibutuhkan anak-anak hingga orang dewasa, Maria melihat bisnis ternak ayam petelur sangat menjanjikan.

“Saya melihat pasar di Papua sangat tinggi untuk membuka usaha ayam petelur. Inilah yang memotivasi saya. Apalagi saya memang mendapat dukungan dari orang tua,” ungkapnya.

 AKI di Jayapura diharapkan dapat menambah pengetahuan para pelaku ekraf untuk bisa meningkatkan omzet usaha mereka. AKI merupakan salah satu program yang tepat manfaat dan tepat sasaran. Dengan demikian, akan semakin memuluskan terciptanya 4,4 juta lapangan kerja seperti ditargetkan Presiden Joko Widodo.

“Tidak ada kesuksesan tanpa melalui kegagalan. Kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan. Dan jika kita gagal di waktu yang awal, kita bisa menghindari kegagalan di waktu yang akan datang,” pesan Menteri Sandiaga.




IISD Desak Presiden Jokowi Sahkan RPP Kesehatan: Optimalisasi Kesehatan Anak Menuju Visi Indonesia Emas 2045

Sebelumnya

Israel Akan Datang ke Qatar untuk Melanjutkan Perundingan Gencatan Senjata dan Pertukaran Sandera

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News