DUTA Besar Indonesia untuk ASEAN HE MI Derry Aman menerima Puteri Indonesia Karisha Alifputri, untuk saling bertukar pendapat/Istimewa
DUTA Besar Indonesia untuk ASEAN HE MI Derry Aman menerima Puteri Indonesia Karisha Alifputri, untuk saling bertukar pendapat/Istimewa
KOMENTAR

DUTA Besar Indonesia untuk ASEAN HE MI Derry Aman, menerima kunjungan salah satu kontestan Puteri Indonesia 2023 Perwakilan dari DKI Jakarta 3, Karisha Alifputri, Senin (17/4). Dalam kunjunganya tersebut, Karisha berdialog intens dalam rangka saling bertukar pandangan dalam kapasitasnya sebagai perwakilan Indonesia di ASEAN.

Bagi Karisha, berdialog dengan Derry Aman bukan semata soal silaturahmi saja, namun bertukar wawasan terkait kontribusi pemuda di ASEAN dengan memanfaatkan kemajuan lintas sektoral, khususnya terkait people-to-people connectivity dalam kaitan Indonesia sebagai ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

Epicentrum of Growth sangat relevan dengan kesuksesan Indonesia, khususnya Jakarta, sebagai kota pandemic-proof yang berhasil mempertahankan stabilitas dan kemajuan ekonomi sepanjang pandemi,” kata Karisha dalam keterangan rilisnya, belum lama ini.

Sejauh ini, pemeritah sudah melakukan beberapa agenda dalam mempersiapkan keketuaan ASEAN di 2023. Menurut entrepreneur kelahiran 19 Desember 1996 hal tersebut sangat menarik untuk mencuri perhatian dunia luar.

“Bapak Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia menjadi ketua ASEAN di tengah-tengah situasi global yang sangat tak mudah, bahwa keketuaan ASEAN kali ini terjadi di tengah situasi ekonomi dan geopolitik global yang tak menentu. Tetapi beliau meyakini, ASEAN tetap menjadi kawasan yang penting dan relevan, baik bagi rakyat, kawasan, maupun dunia,” ujar perempuan yang juga menjadi Global Goal Action Ambassador 2020 ini.

“Hal inilah yang membuat keyakinan saya secara pribadi, khususnya sebagai perwakilan DKI Jakarta 3 untuk Puteri Indonesia 2023, sangat bersyukur dengan optimisme yang telah ada dalam pemikiran para pemimpin Indonesia ketika meyikapi situasi di kawasan maupun global,” lanjut dia.

Sebagai Ibu Kota ASEAN, Jakarta akan kembali menjadi saksi bagi kemajuan Indonesia dan ASEAN. Sepanjang 2023 ini, berbagai rangkaian kegiatan keketuaan Indonesia di ASEAN, dihelat di Jakarta.

“Pada pertengahan bulan ini, tepatnya 11 sampai 15 April, sudah berlangsung event 'ASEAN Youth Dialogue on Development for Sustainable Development Goals', yang dihadiri langsung oleh Ibu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di mana beliau bercerita soal peran pemuda dan ekonomi digital yang merupakan pendorong penting untuk memastikan regional ASEAN menjadi epicentrum of growh,” ulasnya.

Terakhir, Karisha menyampaikan nilai historis Kota Jakarta yang menjadi epicentrum, sebuah tempat yang sering menjadi pusat kegiatan bagi negara-negara di ASEAN dalam melaksanakan sebuah penyelenggaraan.

“Jakarta dan ASEAN memiliki sejarah yang sangat erat. Dimulai sejak 1976, ketika Jakarta dipilih sebagai pusat dari kegiatan ASEAN, dan menjadi lokasi permanen dari sekretariat ASEAN. Dan Sepanjang tahun ini, berbagai rangkaian kegiatan keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 akan dihelat di Jakarta, September mendatang,” demikian Karisha.




Melongok Universitas Tertua Al Quaraouiyine

Sebelumnya

Dakhla, Kota Bertemunya Gurun dan Laut

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Horizon