@islamicfashioninstitute
@islamicfashioninstitute
KOMENTAR

ISLAMIC Fashion Institute (IFI) menggelar haflatu at takhorruj (wisuda)Batch 12 dalam exclusive show MUFFEST+ 2023 yang bertempat di The Westin, Jakarta (9/3/2023).

Wisuda tahun ini menampilkan 134 outfit karya 23 lulusan kelas Reguler dan 7 lulusan kelas Komunitas. Ada yang berbeda, karena tahun ini dihadirkan kelas komunitas dan koleksi pakaian pria oleh sejumlah lulusan IFI.

Kelas Komunitas adalah kelas pendek yang berdurasi empat bulan dengan kriteria peserta yang sudah memiliki brand. Kelas Komunitas sifatnya lebih fleksibel dengan waktu belajar satu kali dalam satu minggu mengingat kesibukan para owner brand.

Batch 1 Kelas Komunitas meluluskan tujuh siswa yaitu Eneng Yani Mulyani (Ryani) , Fonny Novriana (Maheswari), Sri Erna Nurmala (Nallahhijab), Tata Trizka (TRZ), Lisda Damayanti (Kannasya), Mia Tresnawati (Giok),  dan Dewisa Poetre (Selluv).

“Insya Allah pada pertengahan tahun 2023 akan dibuka kelas lanjutan bagi mereka yang ingin fokus menekuni busana pria, karena tidak bisa dipungkiri, saat ini mulai banyak pria yang ingin tampil modis,” papar General Manager IFI Hanni Haerani.

Pada haflatu at takhorruj tahun ini juga dimeriahkan kolaborasi Saalih Alisya Rahardja x Beeme. Saalih mendesain busana untuk ibu hamil dan ibu menyusui berkolaborasi dengan Beeme yang merupakan produk skincare bayi. Karyanya tampil berbeda dari desain busana karya lulusan IFI lainnya.

Berikut ini daftar lulusan terbaik IFI Batch 12.

Kelas Reguler

Best Stylist: Aya Fathia

Best Concept: Saalih Alisya Rahardja

Best Presentation: Suci Hayati

Best Performance: Selly

Best Student: Mega Rani

Kelas Komunitas

Best Stylist: Mia Tresnawati

Best Concept: Fonny Novriana

Best Student: Eneng Yani Mulyani

IFI sudah bekerja sama dengan berbagai negara dalam upaya mempromosikan modest fashion dan busana muslim ke masyarakat global melalui jalur akademik.

Pada tahun 2022, ada 15 mahasiswa sekolah fesyen Whitecliffe di New Zealand yang belajar di IFI berkat kerjasama dengan Giles Brooker. Mereka belajar selama enam minggu dengan pembiayaan penuh dari pemerintah New Zealand.

Di tahun 2023, IFI bekerja sama dengan KSR College di India untuk menyelenggarakan kegiatan sehubungan dengan pelaksanaan G20 2023 India berupa simposium internasional, workshop, dan fashion show yang menampilkan 6 desainer Indonesia, 6 desainer India, dan 6 desainer dari berbagai negara lainnya.

Harapan IFI, Indonesia akan semakin dikenal sebagai pusat modest fashion dan busana muslim dunia, sehingga menjadi pusat benchmark bagi para mahasiswa seluruh dunia.

IFI didirikan oleh tiga desainer senior Indonesia yaitu Irna Mutiara, Nuniek Mawardi, dan Deden Siswanto. IFI merupakan sekolah fesyen muslim pertama yang mengedukasi para siswanya tak hanya untuk piawai mendesain busana muslim sesuai pakem syariah tapi juga mempunyai kompetensi sebagai fashionpreneur.




Mengulik Rasa Penasaran Penyimak Bedah Buku Buldozer dari Palestina Karya Teguh Santosa

Sebelumnya

Ahmad Muchlishon Rochmat (Penulis Belajar Kepada Kiai Sahal): Jangan Terjebak Komersialisasi, Kita Butuh Pendidikan Islam yang Komprehensif

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Horizon