post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

SAAT ini peran gadget semakin besar. Kecenderungan orang kecanduan ponsel pun semakin tinggi. Bahkan ponsel kini sudah menjadi teman setia.

Tidak jarang ponsel menjadi teman begadang. Entah bermain game atau menyelesaikan tugas-tugas kantor, ponsel seolah tak bisa lepas dari tangan.

Padahal, ada bahaya yang jelas-jelas mengintai mereka yang tidak bisa lepas dari gadget. Salah satunya adalah radiasi yang dipancarkan dari ponsel tersebut.

Ditambah lagi begadang atau rebahan sambil ditemani handphone, banyak sekali pengaruhnya bagi kesehatan tubuh.

1. Kehilangan memori

Begadang akan mengurangi asupan oksigen di kepala dan suplai darah ke otak. Jadi jangan heran, orang yang senang begadang suka sekali mengalami pusing, karena darah dan oksigen di kepala tidak tercukupi.

Ditambah lagi dengan paparan sinar ponsel yang sangat berbahaya. Tidak hanya oksigen dan darah yang tak tersampaikan sempurna ke otak, radiasi ponsel memberikan pengaruh luar biasa pada mata dan otak.

Ujung-ujungnya adalah insomnia atau sulit tidur, tidak fokus, bahkan hingga kehilangan sebagian memori.

2. Lebih rentan sakit

Berbaring dengan telepon dalam jangka waktu lama dan sangat dekat dengan mata bisa menyebabkan kelelahan. Apalagi saat lampu dimatikan, ponsel menjadi satu-satunya sumber cahaya, akan mengiritasi mata dan membuatnya kering serta lelah.

Hal ini tidak hanya menyebabkan penglihatan menurun, tetapi juga penyakit mata strabismus yang lebih serius.

Belum lagi sistem imun menurun, sehingga tubuh rentan sekali sakit. Badan lelah, letih, lesu, dan lemah dapat dialami siapa saja yang senang begadang.

3. Kondisi mental memburuk

Orang yang sering begadang sambil main ponsel rentan sekali mengalami depresi. Begadang terjadi karena seseorang memiliki gangguan insomnia. Tanpa disadari, insomnia ini berdampak pada kesehatan mental.

Profesor Matt Walker, profesor ilmu saraf dan psikologi di Universitas of California Berkeley mengatakan, saat seseorang kurang tidur ada bagian otak bernama amygdala mengalami peningkatan aktivitas sebesar 60 persen.

Amyglada yang terlalu aktif mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan otak dalam mengontrol emosi. Untuk itu Matt percaya bahwa gangguan mental banyak disebabkan terlalu sering begadang.

4. Kondisi kulit memburuk

Begadang ternyata punya pengaruh besar terhadap kesehatan kulit. Orang yang sering begadang biasanya menjadi lebih cepat terlihat tua, munculnya jerawat, dan kantung mata membesar.

Orang yang senang begadang sambil main handphone juga membuat kulit tampak lebih kusam. Insomnia membuat kekebalan tubuh menurun, sehingga potensi terjadinya peradangan sangat tinggi.

Peradangan ini menghambat kinerja kolagen dan asal hyaluronic yang membuat kulit wajah tetap cerah. Itulah mengapa begadang membuat kulit tampak kusam dan pucat.

5. Kemampuan memori otak menurun

Para peneliti menemukan bahwa kurang tidur menyebabkan kewaspadaan dan konsentrasi otak menurun. Tak heran jika setelah berjam-jam tidak tidur nyenyak, seseorang mudah lupa dan sulit berpikir rasional.

Dalam dunia medis, gangguan ini disebut brain fog, namun lebih dikenal dengan istilah lemot. Otak jadi sulit mengambil keputusan penting. Walau kesannya sepele, brain fog tidak bisa diabaikan. Bisa jadi itu adalah gejala awal penyakit demensia.

Seorang ahli dari Fakultas Kedokteran di Universitas Maryland, Amerika Serikat, dr Avelino Verceles mengatakan, saat tidur otak merekam berbagai kegiatan kita seharian dalam ingatan jangka pendek.

Cegah Klaster Sekolah, Kenali Gejala Covid-19 yang Umum Pada Anak

Sebelumnya

Vaksin Covid-19 Mengganggu Siklus Menstruasi dan Kesuburan, Benarkah?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Health