post image
Ilustrasi suntik vaksin/ Net
KOMENTAR

VAKSINASI Covid-19 tahap ketiga yang diperuntukkan bagi masyarakat umum siap digelar di bulan ini. Situs resmi penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional covid19.go.id mengunggah informasi seputar KIPI alias Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang perlu dipahami masyarakat.

KIPI adalah gejala medis yang terjadi setelah vaksinasi dan diduga terkait dengan imunisasi atau vaksinasi. Berbagai gejala medis tersebut umumnya bersifat sementara dan ringan. Juga akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.

Apa saja yang menjadi KIPI?

Gejala medis tersebut meliputi:

  • Nyeri
  • Bengkak
  • Kemerahan pada lokasi suntikan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Lelah atau tidak enak badan
  • Mengantuk
  • Mual
  • Lapar

Cara penanganan KIPI adalah sebagai berikut:

  • Kompres dengan air dingin area suntikan jika terasa nyeri maupun terjadi bengkak atau kemerahan.
  • Kompres atau mandi dengan air hangat jika demam.
  • Perbanyak minum air putih
  • Istirahat
  • Minum obat bila perlu

Jika terjadi KIPI yang lebih berat dari berbagai gejala medis di atas, catat reaksi atau keluhan yang dialami lalu laporkan kepada petugas atau fasilitas layanan kesehatan, bisa juga melalui kontak yang tertera pada kartu vaksinasi atau https://keamananvaksin.kemkes.go.id.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi tubuh sebelum menerima vaksin Covid-19. Para pekerja yang bekerja dengan sistem shift misalnya, harus dipastikan memiliki waktu istirahat yang cukup selepas shift kerja mereka sebelum divaksinasi.

Vaksinasi menjadi satu langkah penting untuk bisa menciptakan herd immunity alias kekebalan populasi untuk menghentikan laju pandemi Covid-19.

Setelah tenaga kesehatan, pejabat dan staf pemerintahan, guru, jurnalis, pekerja seni, anggota TNI-Polri-dan purnawirawan, serta pekerja sektor publik seperti sopir ojek online dan pekerja sektor wisata, tahap ketiga vaksinasi yang menyasar masyarakat umum siap dimulai.

Satu hal penting yang harus diwaspadai bahwa vaksinasi bukanlah obat yang menyembuhkan Covid-19. Namun, efikasi dan efektivitas vaksin dapat mengurangi risiko kematian dan mengurangi gejala berat pada orang yang terpapar Covid-19.

Maka kita tidak boleh lengah, tetaplah konsisten menjalankan protokol kesehatan 5M: Mengenakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

 

 

Close X

Apakah Vaksin Covid-19 di Indonesia Dapat Melindungi Orang Dengan Komorbid?

Sebelumnya

Kemenkes Ungkap Kecenderungan Varian Delta Banyak Ditularkan Pada Anak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Farah Health