post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

MASKER menjadi salah satu alat penting dalam mencegah penularan Covid-19. Bahkan seorang ahli menyarankan untuk menggunakan masker di rumah demi mencegah munculnya klaster keluarga.

Namun buat sebagian orang, memakai masker justru membuatnya tidak nyaman. Berbagai keluhan mulai dari sesak napas, muncul jerawat, atau iritasi akibat tali masker, bermunculan.

Berikut empat keluhan umum ketika mengenakan masker dan tips mengatasinya:

1. Membuat sulit bernapas

Keluhan ini paling banyak muncul, terutama dirasakan oleh mereka yang berolahraga. Dr Richard Schwartzstein, spesialis dispnea dan Kepala Divisi Pengobatan Paru, Perawatan Kritis, dan Pengobatan Tidur di Pusat Perawatan Israel Deaconess, yang berafiliasi dengan Harvard menjelaskan, ketika memakai masker, kita berusaha menarik udara dari baliknya.

Itulah mengapa butuh usaha ekstra untuk menarik napas ketika mengenakan masker.

Solusinya adalah menurunkan kecepatan masker. Dr Bartolome Celli, ahli paru dari Rumah Sakit Brigham dan Wanita yang berafiliasi dengan Harvard menjelaskan, tindakan itu untuk mengurangi resistensi terhadap masker. Kemudian, cobalah menarik napas dengan mengerucutkan bibir.

Dan ketika sedang berjalan, turunkan kecepatan untuk menurunkan permintaan udara dari paru-paru.

2. Mengalami klaustrofobia

Klaustrofobia salah ketakutan berada di ruang tertutup. Menurut Abby Altman, psikolog rekanan di Brigham and Women's Hospital, ketika mengalami cemas seseorang akan lebih cepat membutuhkan oksigen ke dalam darah dan jantung berdetak lebih cepat.

Karena itu, cobalah tenang dan berpikir bahwa kamu tisak sedang dalam bahaya. Sebab, tidak ada bukti bahwa masker akan memengaruhi kadar oksigen atau karbon dioksida dalam darah atau membahayakan paru-paru.

Selanjutnya, fokuslah bernapas. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk mengurangi kecemasan.

"Kecemasan dapat dikurangi secara signifikan dengan menghadapi rasa takut dan membiasakan diri sampai merasa lebih nyaman," kata Altman.

3. Mengiritasi kulit

Menurut dr Jason Frangos, dokter kulit di Brigham and Women's Hospital, ruam wajah atau jerawat akibat pemakaian masker adalah hal biasa. Sebab, masker bisa menjebak minyak di wajah, iritan, dan alergen pada kulit, serta menghalangi folikel rambut dan kelenjar yang menyebabkan munculnya jerawat.

Bahkan dalam kasus lain, ada yang mengalami ketombe pada wajah atau disebut dermatitis seboroik di mana muncul ruam merah bersisik.

Karenanya, cucilah masker kain secara teratur. Bersihkan wajah dengan pembersih yang mengandung asam salisilat untuk membuka pori-pori yang tersumbat.

Untuk dermatitis seboroik, cuci rambut setiap hari dengan sampo anti ketombe dan atasi wajah berminyak dengan pembersih wajah.

4. Tali masker membuat telinga sakit

Tak hanya tali yang terlalu ketat, tali elastis pun untuk sebagian orang dapat menarik telinga dan memberi tekanan pada kulit di sekitar telinga, sehingga menyebabkan iritasi.

Jika sudah begini, gunakan krim steroid atau pelembab. Atau, gunakan earnsaver atau tali/klip yang dipasang pada tali dan dikenakan di belakang kepala. Kamu bisa membuatnya sendiri dengan memasukkan tali sepatu melalui loop telinga dan mengikatnya di belakang kepala.

Atau, gunakan masker bertali telinga kain. Ini dapat mengurangi iritasi. Atau, kenakan masker dengan tali kain yang dapat diikat di belakang kepala (headloop).

 

Close X

Do and Don't Saat di Meja Makan

Sebelumnya

Utang Menumpuk, Tabungan Nol? Yuk Coba Terapi Keuangan!

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Farah Family