Angka kelahiran di Jepang merosot tajam, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mendorong. teknologi untuk perjodohan/Net
Angka kelahiran di Jepang merosot tajam, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mendorong. teknologi untuk perjodohan/Net
KOMENTAR

JEPANG berencana untuk meningkatkan angka kelahiran yang merosost dengan mendanai skema perjodohan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu penduduk negeri sakura menemukan pasangan yang sesuai. .

Mulai tahun depan, pemerintah Jepang akan mensubsidi pemerintah daerah yang sudah menjalankan atau memulai proyek yang menggunakan AI untuk menjodohkan pasangan..

Angka kelahiran di Jepang diketahui semakin merosot dari tahun ke tahun. Pada tahun lalu saja, jumlah bayi yang lahir di Jepang turun di bawah 865 ribu dan merupakan rekor terendah sejauh ini. .

Karena itulah, pemerintah Jepang melakukan berbagai upaya untuk mendorong kembali peningkatan angka kelahiran, termasuk dengan penggunaan teknologi kercerdasan buatan..

Mengutip BBC (Selasa, 8/12), tahun depan, pemerintah Jepang berencana untuk mengalokasikan dana sekitar dua miliar yen untuk otoritas lokal untuk meningkatkan angka kelahiran..

Banyak di antara otoritas lokal yang sudah menawarkan layanan perjodohan yang dijalankan manusia dan beberapa telah memperkenalkan sistem AI dengan harapan agar mereka akan melakukan analisis yang lebih canggih dari formulir standar tempat orang mengirimkan detail identitas mereka mereka..

Beberapa dari sistem yang ada dibatasi untuk menyaring kriteria seperti pendapatan dan usia, serta hanya memberikan hasil yang mendekati kecocokan persis..

Media lokal mengatakan bahwa pendanaan tersebut bertujuan untuk memungkinkan pihak berwenang memanfaatkan sistem yang lebih mutakhir.




Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Sebelumnya

Palang Merah Indonesia Berkomitmen Melanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News