Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

“Tapi kami akan membuat diri kami didengar semua sama, secara virtual dan visual,” ungkapnya lagi.

Tamara Mathebula dari Komisi Afrika Selatan untuk Kesetaraan Gender menggambarkan maskulinitas beracun kronis telah terjadi di mana pun Anda memandang.

“Ada kesenjangan upah gender yang melebar dan terus melebar selama pandemi Covid-19,” katanya.

Pada Juli, PBB memperkirakan bahwa enam bulan pembatasan dapat mengakibatkan 31 juta tambahan kasus kekerasan seksual di dunia dan tujuh juta kehamilan yang tidak diinginkan.

PBB juga memperingatkan bahwa situasi itu juga merusak perjuangan melawan sunat terhadap perempuan dan praktik kawin paksa.

 

 




Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Sebelumnya

Palang Merah Indonesia Berkomitmen Melanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News