post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

BERDASARKAN informasi para ahli mengenai penyebaran virus corona yang ada saat ini, yakni menyebar dan bertahan di udara dengan penularan melalui mikrodroplet, WHO pun merekomendasikan berbagai upaya pencegahan yang harus dilakukan.

Semua orang diharapkan untuk:

1.Selalu mempraktekkan kebersihan tangan, jaga jarak dan etika batuk dan bersin.

2.Menghindari tempat yang ramai, lingkungan kontak dekat dan ruang tertutup dengan ventilasi buruk.

3.Menggunaakan masker ketika berada di lingkungan tertutup dan padat untuk melindungi orang lain, serta ketika berada dalam situasi spesifik, misalnya berada di luar rumah yang memungkinkan terjadinya penularan komunitas dan upaya pencegahan lain, seperti jaga jarak, tidak bisa dilakukan.

4.Memastikan agar ventilasi berjalan baik di seluruh lingkungan yang tertutup, serta pembersihan dan disinfeksi dilakukan dengan benar.

Terkait dengan penularan melalui mikrodroplet (droplet yang berukuran sangat kecil), apakah penggunaan masker non medis (masker kain) masih efektif ?

dr Rina Adeline, SpMK, MKes, ABAARM mengatakan bahwa masker kain masih efektif digunakan untuk pencegahan penularan virus corona di udara.

“Masker kain masih bisa digunakan asal terlapis dua atau 3 lapis. Jadi jangan pakai masker yang selapis saja. Usahakan juga gunakan masker dengan bahan yang keserapannya cukup baik misal bahan nylon atau polyester. Untuk bahan katun pun masih boleh digunakan asal berlapis,” ujar dokter ahli mikrobiologi klinik, imunologi dan infeksi itu.

Sementara itu, Spesialis paru dari RSUP Persahabatan dr Budhi Antariksa, Sp.P (K), Ph.D mengatakan pernyataan resmi WHO bahwa virus corona berada di udara dan dapat menular akan mengubah tata cara kita melindungi diri. Salah satu perubahannya adalah penggunaan masker.

"Mungkin maskernya pun akan lebih yang protektif karena jika (virus corona) airborne berarti dia ada di mana-mana, di udara sekitar," kata Budhi alam acara diskusi online bertajuk Menyiapkan Kehidupan Normal dengan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh yang diadakan Imboost, Kamis (9/7) lalu.

Budhi berharap pemerintah membuat kebijakan yang lebih ketat dan protektif dalam pencegahan virus corona. Budhi mengatakan, nantinya mungkin pemerintah daerah atau pemerintah pusat harus melakukan disenfiktan di udara yang lebih sering.(F)

 

 

Close X

Jika Lulus Tes, Vaksin Tiongkok Siap Diproduksi 2021

Sebelumnya

Ayah Tahu Tidak? Memeluk Bunda Bisa Memperpanjang Usia, Loh

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Health