post image
KOMENTAR

SUDAH menjadi semacam kebiasaan bahwa volume sampah rumah tangga mengalami peningkatan sepanjang bulan Ramadan.

Situasi ini perlu disikapi dengan gerakan bersama mengubah sampah rumah tangga menjadi kompos yang bisa digunakan kembali sebagai pupuk tanaman.

Kaum ibu diharapkan menjadi motor gerakan mengubah sampah rumah tangga menjadi kompos di tengah keluarga.

Itu antara lain pesan yang disampaikan Dompet Dhuafa dalam penyelenggaraan workshop pembuatan kompos di Kebun Kumara, Situ Gintung, Tangerang Selatan, Sabtu (18/5).
 
“Harapakan kami para ibu dapat menjadi bagian dari gerakan untuk mengurangi  sampah dengan cara mengolah sampah-sampah sisa aktivitas rumah tangga untuk dijadikan kompos,” ujar Manager Program Lingkungan Dompet Dhuafa, Syamsul Ardiansyah.

“Dengan kegiatan ini peserta workshop diharapkan dapat mandiri mengelola sampah rumah tangga masing-masing, dan menambah ilmu dan pahala beraktivitas yang baik dalam bulan Ramadhan ini,” sambungnya.
 
Setiap hari sampah organik sisa aktivitas rumah tangga biasanya menumpuk atau hanya dibuang begitu saja dan tidak dikelola.

Terlebih dibulan Ramadhan, sampah-sampah tersebut meningkat drastik, karena meningkatnya kosumsi makanan dan minuman waktu berbuka dan sahur.

Melihat hal tersebut Dompet Dhuafa melalui program Semesta Hijau  mengadakan Workshop Pembuatan Kompos sampah yang bertujuan untuk mengurangi sampah akibat makanan berlebih di bulan ramadhan serta memanfaatkan sampah makanan menjadi kompos.

Workshop pembuatan kompos ini diikuti 35 ibu yang tergabung dalam Birth Club 2016, serta tidak ketinggalan anak-anak juga ikut berpartipasi dalam acara ini.

Untuk menyemarakan acara dan juga untuk menyebarkan campaign ini, setiap peserta diwajibkan untuk memfollow Instagram @semestahijau dan membuat postingan berisi campaign pengurangan sampah makanan berupa foto atau video dengan penjelasan singkat disertai hastag #GreenRamadhan #AmbilSecukupnya #SemestaHijau.

Harapannya dengan diadakannya acara ini peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat guna untuk mengurangi dan memanfaatkan sampah sisa makanan minimal di lingkungan keluarga masing-masing.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis dan wirausaha sosial.

Selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Deklarasi Gerakan #akuberdaya, Siap Lejitkan Multiperan 1 Juta Perempuan Indonesia dalam Waktu 1 Tahun

Sebelumnya

Nina Nugroho & Eva Yunizar Sepakat tentang Fesyen Mampu Melejitkan Semangat #akuberdaya Perempuan Profesional

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel C&E