Ketua PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini/Instagram @novitamochamad
Ketua PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini/Instagram @novitamochamad
KOMENTAR

NAMA Novita Hardini, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, meraih 148.232 suara berdasarkan data Real Count KPU (data per 11 Maret 2024) dan menjadi satu-satunya calon legislatif perempuan dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII yang lolos ke DPR RI.

Calon legislatif dari PDIP tersebut baru pertama kalinya maju dalam Pemilihan Legislatif, namun berhasil memenangkan persaingan yang ketat di Dapil Jatim VII yang meliputi Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Madiun, Ngawi, dan Magetan.

“Ini amanah luar biasa dari seluruh masyarakat Dapil Jatim VII. Terima kasih untuk para relawan yang bekerja keras dan terima kasih juga untuk tim gerakan ‘Kawal Bundaku’ menuju Senayan,” kata Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek itu dalam keterangan yang didapat Farah.id.

Bagi Novita, keberhasilannya maju ke Senayan merupakan tanggung jawab besar yang menuntut komitmen kuat untuk senantiasa membela kepentingan rakyat. Ia merasa yakin mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya selama ia selalu dekat dengan masyarakat.

Perempuan kelahiran 22 November 1990 ini merupakan bungsu dari 11 bersaudara dari ayah seorang anggota TNI. Didikan yang tegas berhasil membentuk karakter Novita yang aktif, peduli sesama, dan pantang menyerah. Sosok Novita menggambarkan perempuan muda yang tak hanya sukses mengembangkan diri sendiri tapi juga mengembangkan masyarakat.

Jiwa entrepreneurship yang kuat juga membuat Novita mendirikan usahanya sendiri di bidang busana muslimah dengan label Merayu.ID. Ia bahkan merambah dunia seni peran dengan berperan sebagai Fatimah (kakak Hamka-red) dalam film epik Buya Hamka.

Ia menempuh pendidikan tinggi di Hangzhou, China melalui program ASEAN Digital Economy Shortcourse Scholarship. Dengan latar tersebut, Novita antusias untuk meningkatkan perekonomian masyarkat terutama dengan pemberdayaan perempuan.

Sebagai Ketua PKK Trenggalek, Novita menginisiasi Sekolah Perempuan dan Kelompok Rentan (SEPEDA KEREN) yang menjadi tempat pendidikan bagi perempuan, anak, dan disabilitas.

Tak hanya itu, ia juga mendirikan UMKM Perempuan Perintis (UPRINTIS) yaitu organisasi perempuan yang bergerak di sektor UMKM. UPRINTIS terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk Asia Pasific Cooperative Youth Summit, Malaysia yang digelar Juli 2023.

Berkat UPRINTIS pula, Novita menjadi pemimpin agenda Business Matching Forum dari Asosiasi One Belt One Road Indonesia yang menyiapkan UMKM Indonesia menembus pasar China.

Pada November tahun lalu, nama Novita sempat viral di media sosial ketika ia mengaku diusir saat menjadi pemateri dalam acara UMKM di Magetan pada November lalu. Saat itu ia berbicara dalam kapasitas sebagai Ketua Garda Transfumi. Namun belum sampai lima menit, ia harus mengakhiri materi yang disampaikan dan meninggalkan lokasi acara.




Lale Syifaun Nufus, Srikandi Asal Lombok yang Siap Mengemban Amanat Rakyat sebagai Anggota DPR RI

Sebelumnya

L’Oreal-UNESCO For Women in Science, Sebuah Ruang Kolektivitas yang Menembus Batas

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women