Peluncurkan dot orthodontic Baby HUKI (7/2)/Farah-Rizqina Azzahra Putri
Peluncurkan dot orthodontic Baby HUKI (7/2)/Farah-Rizqina Azzahra Putri
KOMENTAR

SEBAGAI salah satu produsen kebutuhan bayi, Baby HUKI menjadi salah satu yang terdepan dalam mengutamakan keamanan dan kenyamanan produk-produknya. Salah satu yang menjadi signature product Baby HUKI adalah botol susu.

Di tahun 2024, Baby HUKI meluncurkan produk dot orthodontic yang bertujuan untuk membantu para ibu muda selama proses menyusui.

“Kebanyakan ibu muda membeli botol susu dengan melihat gambar yang menarik atau harga yang lebih ekonomis, namun mereka melupakan pentingnya aspek fungsional dari botol susu tersebut. Jika hal tersebut terjadi, ada dua masalah yang akan dihadapi para ibu muda di Indonesia,” kata Direktur PT Ikapharmindo Putramas Tbk Kartono dalam konferensi pers Baby HUKI yang digelar Rabu (7/2).

Masalah pertama, dot yang tidak menimbulkan rasa nyaman seperti saat disusui langsung oleh ibu membuat bayi akan menolak minum susu lewat botol. Jika hal ini terjadi, akan banyak ibu muda yang terpaksa berhenti bekerja karena harus memilih antara anak atau karier profesional.

Masalah kedua, dot yang terasa lebih nyaman dibanding disusui langsung oleh ibunya, dan digunakan dari pagi sampai sore, maka di malam hari saat ibunya pulang dari kantor, bayi menolak untuk disusui langsung.

Fransiska Puspa Julia selaku General Manager Sales Marketing Baby HUKI mengatakan Baby HUKI memiliki dot orthodontic yang telah teruji klinis dan dapat membantu ibu-ibu muda memberikan asi untuk buah hati tanpa stres. Tersedia pula botol susu dengan desain edukatif yang dapat dimanfaatkan untuk momen bonding dengan buah hati.

Ada dua cara menyusui buah hati. Pertama, breastfeeding yang dapat menstimulasi aktivitas otot sekitar mulut dan lidah, menimbulkan alir susu yang sesuai kebutuhan (on demand) dan dapat menimbulkan alir susu atas gravitasi bersama otot-otot terkait.

Kedua, bottlefeeding yang pada umumnya kurang menstimulasi otot-otot atau tanpa ‘tenaga’, menimbulkan alir susu dengan terlalu mudah, serta lidah kurang berada pada posisi kurang natural.

Hasil gambaran dot orthodontic Baby HUKI dengan bentuk dot yang membantu pertumbuhan gigi geligi sehingga menghasilkan oklusi normal. Sebaliknya, penggunaan botol atau dot yang kurang tepat desainnya akan menimbulkan bad oral habits pada anak dan menyebabkan maloklusi atau pergeseran sistem gigi geligi pada anak.

Dot orthodontic dari Baby HUKI memiliki desain yang mirip dengan puting ibu sehingga buah hati tidak akan mengalami bingung puting atau kesulitan menyesuaikan diri menyusu dengan botol.

“Selain fungsional, desain botol Baby HUKI yang lucu dan edukatif seperti karakter seri hewan dan seri dongeng diharapkan dapat membantu ibu menikmati momen menyenangkan saat menyusui sambil mendongeng untuk si kecil,” kata Marketing Manager Baby HUKI Risa Trisanti tentang keunggulan botol susu dan dot orthodontic Baby HUKI.

Baby HUKI hadir di Indonesia pada tahun 1991, yang artinya saat ini telah berusia 33 tahun. Baby HUKI memiliki tujuan menyediakan produk yang mensupport ibu-ibu muda dalam memberikan ASI.




Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi Raih Indonesia 10 Top Banker Awards 2024

Sebelumnya

Lembaga Lingkungan Hidup Gugah Kepedulian Lingkungan dan Kesiagaan Bencana

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel C&E