KOMENTAR

Jeli sekali para sahabat membidik apa yang dimaksud Rasulullah dalam khutbahnya tentang ghad atau masa depan, seperti yang diungkapkan oleh Hamka di mana kaum Mudhar itu disiapkan untuk menjadi bangsa berperadaban sehingga memiliki masa depan yang cerah, dan di masa-masa mendatang pun mereka mampu mandiri, tidak hidup dari belas kasihan, karena memiliki kemampuan merancang masa depan yang terbaik.




Pantaskah Bagi Allah Anak Perempuan?

Sebelumnya

Betapa Lembutnya Al-Qur’an Menerangkan Surga Adalah Hak Perempuan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Tafsir