Sejumlah hewan kurban yang akan disembelih di Masjid Istiqlal pada Sabtu (1/7)/Net
Sejumlah hewan kurban yang akan disembelih di Masjid Istiqlal pada Sabtu (1/7)/Net
KOMENTAR

TIDAK seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana hewan kurban disembelih sesaat setelah melaksanakan salat Idul Adha, untuk tahun ini Masjid Istiqlal memilih untuk memundurkan waktu penyembelihan hewan kurban. Dikatakan pengurus masjid, penyembelihan dilakukan pada Sabtu (1/7).

Ketua Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal Abu Hurairah, Kamis (29/6) menjelaskan, penentuan waktu penyembelihan berkaitan dengan kesiapan personel yang bertugas. Lusa, dianggapnya sebagai waktu yang paling pas untuk memotong 43 ekor sapi dan delapan kambing.

“Penyembelihan bukan dilakukan hari ini dan bukan besok juga, tetapi hari kedua Tasrik (Sabtu, 1 Juli 2023). Hari ini teman-teman (petugas) sangat lelah. Kalau Jumat, rasanya tidak mungkin karena harus mempersiapkan salat Jumat. Jamaah bubar Jumatan juga harus kerja, beres-beres, tenaganya lari ke sana. Nah, dipilihlah hari Sabtu yang agak luang, dari pagi,” jelas Abu.

Untuk kali ini, ada sekitar 180 petugas yang akan melakukan proses penyembelian hewan kurban. Jumlah itu sudah termasuk personel dari rumah pemotongan hewan (RPH) yang bekerja sama dengan Masjid Istiqlal dan Pemprov DKI Jakarta.

“Untuk tukang jagal dan kuliti, kita bekerja sama dengan rumah potong di Pulogadung, yang melaksanakan Pemda DKI dan sudah berpengalaman. Jumlahnya sekitar 30 sampai 35 orang. Kemudian, dibantu teman-teman panitia Istiqlal, yang memasukkan (daging) ke kantong, cacah, dan yang bago-bagi serta petugas keamanan. Sekitar 150-an orang jika ditotal,” ungkap dia.

Sejauh ini, ada sekitar 43 ekor sapi dan delapan ekor kambing yang diterima oleh panitia kurban Masjid Istiglal. Puluhan hewan kurban tersebut berasal dari Presiden Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin, hingga sejumlah menteri dan pengusaha.

Adapun para Menteri yang turut menyalurkan hewan kurbannya ke Masjid Istiqlal adalah Menteri ESDM Arifin Tasrief, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.

Ada pula Kaporli Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Hamka serta Ramli Rasidin.




Bikin Romantis, Negara Dongeng Republik Naminara di Korea

Sebelumnya

Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News