KOMENTAR

KOTA Solo sekarang memiliki masjid besar yang bernama Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Masjid ini diresmikan pada 14 November 2022 oleh Presiden Joko Widodo dengan dihadiri oleh Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed Al Nahyan dengan menandatangani prasasti dan penanaman pohon sebagai simbol persahabatan.

Berlokasi di jalan Jalan Ahmad Yani Nomor 128,Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, masjid ini menempati lahan bekas Depo Pertamina.

Pembangunan masjid ini merupakan hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) untuk Presiden Joko Widodo, sebagai simbol kerjasama dan persahabatan antara Indonesia dengan UEA.

Dikutip dari website resmi pemerintah kota Surakarta, masjid ini dibangun di atas lahan sekitar 8.000 meter persegi. Masjid ini terdiri dari bangunan masjid, ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, ruang Very Important Person (VIP), dan basement yang digunakan untuk tempat wudhu laki-laki dan perempuan.

Selain itu disediakan pula lahan parkir yang luas untuk menampung kendaraan para pengunjung agar dapat tertata rapi dan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. Diperkirakan lahan parkir tersebut dapat menampung sekitar 28 bus.

Kapasitas masjid ini diperkirakan dapat menampung maksimal sekitar 10.000 jemaah, yang tersebar dari ruangan hingga ke selasar masjid. Bangunan masjid ini terdiri dari ruangan atas dan bawah. Kedua ruangan ini dapat digunakan untuk aktivitas ibadah dan dapat menampung sekitar 4.000 orang.

Arsitektur masjid ini dibuat mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque, sebuah masjid besar di Abu Dhabi,UEA.

Seperti halnya masjid di Abu Dhabi tersebut, masjid Sheikh Zayed di Solo ini dirancang memiliki empat menara dan satu kubah utama. Di sekeliling masjid terdapat kubah-kubah kecil yang dihiasi batu pualam putih dan ornamen bangunan khas Timur Tengah.

Bangunan di sekitar Masjid Raya Sheikh Zayed digunakan sebagai Islamic Center yang sarat dengan kegiatan-kegiatan pendidikan keislaman seperti Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), madrasah, dan kajian tafsir Al Qur’an. Selain itu lokasi ini juga dijadikan pengembangan ekonomi syariah dengan penjualan produk-produk halal.

Kehadiran Masjid Raya Syeikh Zayed ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Solo dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.




Cegah Pencurian Identitas, WhatsApp Batasi Tangkapan Layar Foto Profil

Sebelumnya

Gerak Cepat, Bappenas Undang Dewan Pers dan Perusahaan Pers Susun Rekomendasi Kebijakan BEJO’S

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News