post image
Ilustrasi diet/Net
KOMENTAR

BAGI perempuan, diet sehat memberikan energi, mendukung suasana hati, mempertahankan berat badan, dan bisa menjadi dukungan besar untuk melalui tahapan-tahapan yang berbeda dalam hidup.

Ada beragam model diet, dari yang sehat hingga ektrem. Dan baru-baru ini, sebuah program diet cukup popular di media sosial TikTok. Diet toxic, dipopularkan di TikTok dengan tujuan menurunkan berat badan.

Apakah diet toxic ini benar-benar aman dan bisa diterapkan tanpa ada efek samping? Berikut ini faktanya:

Bukan dipopularkan oleh ahli

Studi dari Public Library of Science mengungkapkan, apa yang menjadi viral di video tersebut bukan berasal dari ahli, tapi hanya seorang influencer. Video menjadi viral karena influencer tersebut menarik atau karismatik. Tapi, dia tidak memiliki sertifikasi untuk memberiikan saran nutrisi. Dengan kata lain, video itu tidak cukup akuran dalam memberikan tips dan rekomendasi diet.

“Video ini hanya mempertontonkan pengalaman pribadi sang influencer. Namun pada faktanya, ada banyak informasi buruk yang mewajibkan kita untuk lebih berhati-hati,” kata professor di Departemen Ilmu Gizi dan Pangan di Universitas Vermont Dr Lizzy Pope.

Hanya untuk menaikkan followers

Dr Lizzy menjelaskan, Sebagian konten menurunkan berat badan dikemas semenarik mungkin agar terlihat mudah dilakukan oleh penonton. Faktanya, hal itu hanya untuk menaikkan jumlah followers dan mendapatkan like sebanyak-banyaknya.

Judul yang dibuat juga cukup eye catching, seperti ‘Lakukan latihan ini dapat mengurangi berat badan hingga 6 kg’. Kemudian disertai tagar misalnya body positivity, diet, fat loss, meal prep, plus size, weight loss, weight loss check, what I eat in a day, weight loss journey, dan nutrition. Ada juga video tips mencampurkan makanan untuk menurunkan berat badan.

Berkontribusi pada perilaku makan tidak sehat

Hasil studi juga mengatakan, konten terkait dapat berkontribusi pada perilaku makan yang tidak teratur dan ketidakpuasan tubuh pada anak muda. John Hopkins Medicine mencatat, sebanyak 3 persen perempuan mengalami gangguan makan pada beberapa titik fase kehidupan mereka. Itu dikarenakan tips-tips yang dibagikan di media sosial.

Dari fakta-fakta di atas, Dr Lizzy menyarankan untuk tidak mudah terpengaruh oleh influencer online. Untuk mendapatkan berat badan dan bentuk tubuh ideal, perlu konsultasi dengan ahli agar terhindar dari berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi.




Menekan Bagian Tubuh Ini Diyakini Bisa Atasi Stres dan Sehatkan Mental

Sebelumnya

Jangan Takut, Ini Rekomendasi Diet Sehat dan Aman untuk Usia 40

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health