post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

AIR fryer kini tengah digemari oleh masyarakat. Metode memasak dengan menggunakan alat ini diyakini sebagai cara yang lebih sehat untuk menggoreng karena hanya menggunakan sedikit minyak.

Meskipun dapat mengurangi pemakaian minyak yang merupakan pencetus kolesterol tinggi, namun ternyata ada bahaya mengintai dalam penggunaan air fryer.

Apa saja bahaya tersebut? Mari kita bahas.

Meningkatkan risiko penyakit jantung
Proses memasak dengan menggunakan air fryer menggunakan suhu tinggi, diatas 180°Celcius. Hal tersebut menyebabkan terjadinya senyawa oksidasi kolesterol pada makanan yang dipanaskan.

Oksidasi kolesterol tersebut menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis yang dapat meningkatkan terjadinya risiko penyakit jantung.

Merusak zat gizi makanan
Meskipun makanan yang dimasak menggunakan air fryer tidak memerlukan minyak, namun udara panas yang digunakan untuk mematangkan makanan bersuhu cukup tinggi, hingga di atas 200°Celsius.

Pemanasan dengan suhu tinggi tersebut dapat merusak kandungan gizi yang terdapat pada makanan, termasuk kadar asam lemak omega 3 yang mudah teroksidasi bila terkena panas.

Berisiko pencernaan bermasalah
Memasak dengan menggunakan air fryer kurang efektif untuk menghilangkan bakteri salmonella dan bakteri berbahaya lainnya pada makanan. Sehingga makanan yang dimasak dengan metode tersebut masih berpotensi mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit pada pencernaan.

Berisiko terkena kanker
Seperti halnya memasak dengan suhu tinggi lainnya, memasak dengan menggunakan airfryer dapat menimbulkan reaksi kimia yang disebut Maillard, yaitu reaksi non enzimatis akibat panas yang efeknya dapat mengubah warna, aroma dan rasa makanan.

Reaksi Maillard bisa memicu produksi senyawa akrilamida dan polycyclic aromatic hidrokarbon, yang bersifat karsinogenik pemicu kanker.

Konsumsi gorengan berlebih
Pola pikir bahwa makanan yang dimasak menggunakan airfryer itu lebih sehat karena menggunakan minim minyak goreng akan membuat kita merasa bahwa makanan tersebut boleh dikonsumsi dengan jumlah banyak. Akibatnya kita akan terpicu untuk makan gorengan air fryer berlebih yang sebenarnya telah berkurang kadar gizinya akibat pemanasan suhu tinggi.

Hal tersebut justru akan meningkatkan risiko bahaya makanan airfryer seperti yang telah dijelaskan di atas.

Melihat bahaya yang dapat ditimbulkan karena air fryer, ada baiknya kita bijak dalam memilih metode masakan, agar kita dapat terhindar dari risiko yang akan ditimbulkan di kemudian hari.

 

 

 




Apa Benar Makanan Kekinian Jadi Penyebab Utama Kanker Payudara pada Remaja?

Sebelumnya

Tidak Hanya Kanker Payudara, 8 Jenis Kanker Ini Bisa Serang Usia 20

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health