Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

PENYAKIT hepatitis misterius kian mengkhawatirkan. Menghadapi hal tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mulai gencar mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyebaran.

Dinkes DKI Jakarta pada Rabu (18/5) pukul 08.00 WIB melaporkan 24 orang diduga pasien hepatitis akut misterius di DKI Jakarta. Tercatat, dari jumlah tersebut 5 orang dinyatakan meninggal dunia, 1 kasus probable, 4 kasus pending klasifikasi.

Kepala Bidang P2P Dinkes DKI Jakarta,  dr Dwi Oktavia meminta agar setiap orang dapat mejalankan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di rumah, sekolah dan tempat aktivitas lainnya. Mengonsumsi makanan yang bersih dimasak sempurna. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Ia juga mengingatkan, penyakit infeksi bisa menular melalui tiga cara, salah satunya lewat saluran pencernaan. Sehingga, masyarakat diminta waspada dengan segala makanan atau minuman yang hendak dikonsumsi. dr Dwi Oktavia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih saat memasak dan meminum air yang terjamin kualitas kebersihannya.

"Kalau menggunakan air minum kemasan isi ulang dari depot air isi ulang, perlu dimasak dahulu. Ini semua upaya-upaya menjaga kesehatan," demikian dr Dwi Oktavia.

 




Pembatalan Kenaikan UKT oleh Menteri Nadiem Tidak Menyelesaikan Masalah

Sebelumnya

Menteri Nadiem Batalkan Kenaikan UKT

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News