post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

SETIAP orang ada saja yang suka menunda pekerjaan. Entah karena kelelahan, bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja, bahkan ada yang menganggapnya remeh.

Menunda pekerjaan sebenarnya merupakan kebiasaan buruk. Lama kelamaan pekerjaan akan menumpuk dan membuat semakin sulit untuk diselesaikan. Ujung-ujungnya, kita sendiri yang akan dibuat pusing.

Tahu tidak, ternyata kebiasaan menunda pekerjaan ini terkait dengan karakteristik pribadi masing-masing.

Poppy Amalya, seorang psikolog menjabarkan solusi kebiasaan menunda pekerjaan sesuai dengan karakteristik pribadinya.

1. Si Perfeksionis

Ternyata, orang yang perfeksionis juga bisa menunda pekerjaan, loh. Bukan karena malas, si perfeksionis justru menunda pekerjaan karena takut hasilnya kurang sempurna.

Ia kemudian lebih memerhatikan hal-hal kecil ketimbang pekerjaan utamanya.

Solusi buat kamu yang perfeksionis, hargailah pekerjaan. Memang perlu berusaha sebaik mungkin, tapi jangan buat goals yang muluk-muluk atau berpatokan pada hasil yang memberi tugas. Realistis saja, sehingga pekerjaan pun dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang memuaskan menurut Anda.

2. Si Pemimpi

Tipe ini sungguh luar biasa. Jika diberi suatu pekerjaan, si Pemimpi selalu membayangkan terlebih dulu goals dari pekerjaan tersebut dan punya banyak rencana.

Namun ketika semua yang direncanakan tidak berjalan sempurna, si Pemimpi menjadi malas melanjutkan. Akhirnya, pekerjaan pun ditunda-tunda.

Untuk yang tipe pemimpi, coba deh mulai sekarang tuangkan semua impian dan imajinasi ke dalam kertas. Sedikit demi sedikit, selesaikan rencana tersebut. Tetapkan tujuan dan target harian, sehingga tidak terus terbawa imajinasi yang tidak pasti.

3. Si Penghindar

Hampir sama dengan si perfeksionis, tipe penghindar lebih memiliki perasaan takut tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dan takut gagal. Alhasil, mereka menghindari pekerjaan itu.

Hilangkan ketakutan! Fokus saja pada prosesnya.

4. Si SKS

Tipe ini sangat lucu. Menurut mereka, kreatifitas akan muncul saat ada di bawah tekanan. Sehingga, mereka dengan sengaja menunda pekerjaan hingga mendekati deadline. Sistem Kebut Semalam (SKS) membuat tipe ini lebih bergairah mengerjakan sesuatu.

Ada di tipe ini? Coba deh sedikit-sedikit mencicil pekerjaan. Karena jika dikerjakan mepet waktu, tidak cukup untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah diselesaikan.

5. Si Penentang

Bahayanya tipe ini, karena dengan sengaja tidak mau menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu yang diberikan. Mereka lebih senang membuat aturan sendiri.

Buat si penentang, coba deh lebih bertanggung jawab. Ingat bagaimana awalnya Anda dipercaya untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Pertimbangankan kembali konsekuensinya.

Ingat, menunda pekerjaan tidak baik, karena nantinya akan repot sendiri. Pekerjaan yang terbengkalai lambat laun akan menumpuk dan semakin sulit untuk diselesaikan.

 

Close X

Saat Orangtua Beda Pendapat dengan Anak Remaja, Ini Tips Menyikapinya dengan Santun

Sebelumnya

Plus Minus Beragam Jenis Gula yang Perlu Bunda Ketahui

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family