Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

MASIH percaya hoax bahwa vaksin Covid-19 berbahaya? Atau masih enggan divaksin lantaran efek sampingnya bisa membuat demam tinggi?

Sekarang, sudah saatnya percaya bahwa vaksin membawa banyak manfaat. Hasil penelitian terbaru menyebutkan bahwa vaksin dapat menyembuhkan long covid yang diderita penyintas Covid-19.

Masih belum percaya? Mengutip laman Instagram penggiat Covid-19, dr Adam Prabata, penyintas Covid-19 yang mengalami long covid dan sudah divaksinasi bisa pulih sepenuhnya.

"Orang dengan long covid dapat terus mengalami keluhan yang tidak nyaman dan mengganggu kualitas hidup hingga berbulan-bulan, bahkan lebih dari 1 tahun," tulis dr Adam.

Sementara itu, mengutip dari klikdokter, sebuah studi yang dilakukan North Bristol NHS dan University of Bristol, Inggris, vaksinasi bisa membantu menghilangkan long covid khususnya di paru-paru, jantung, otak, dan organ lain.

Studi tersebut melibatkan 44 pasien post-acute Covid-19 syndrome yang telah menerima vaksinasi dan 22 pasien belum disuntik vaksin. Gejala yang dirasakan antara lain sesak napas, lemas, dan insomnia.

Para penyintas Covid-19 itu divaksinasi sekitar Januari dan Februari lalu. Lalu setelah 30 hari kondisi mereka dipantau. Hasilnya, mereka yang divaksinasi mengalami penurunan gejala hingga 5,6 persen. Sedangkan yang tidak belum memberikan perubahan positif apapun.

Jadi dapat disimpulkan bahwa vaksinasi  terbukti meningkatkan kemungkinan pulih sepenuhnya bagi para penderita long covid.

Vaksinasi juga terbukti dapat menurunkan keluhan, menurunkan derajat keparahan, dan memperbaiki kualitas hidup.

 




Ingin Otak Lebih Sehat, Turunkan Tekanan Darahmu

Sebelumnya

Ingin Punya Daya Ingat Lebih Baik di Usia Lanjut? 4 Nutrisi Ini Jaga Otak Tetap Aktif

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Health