post image
Laudya Cynthia Bella/Net
KOMENTAR

MEWARISI darah Minang dari sang ayah, artis Laudya Cynthia Bella menghadirkan koleksi Minang series dalam label busana muslimnya, L by LCB.

Bella tampil memukau dalam balutan gaun cantik bermotif khas ranah Minang. Ia menamai koleksi busananya dengan nama daerah-daerah di Sumatra Barat seperti Bukittinggi, Koto Gadang, juga Pariaman. Tak hanya gaun, Minang series juga hadir dalam bentuk hijab bagi para Muslimah yang ingin tampil tak kalah cantik dari Bella.

Koleksi baju bermotif ranah Minang Bella hadir dalam warna solid maupun pastel yaitu hitam, mahagony, emerald, silver, dan dusty pink. Dibanderol dengan harga lebih dari 2 juta rupiah per set, koleksi tersebut laris manis di pasaran karena memang menyulap penampilan seseorang menjadi sangat anggun dan elegan.

Bella pernah menuturkan alasannya berhijab. Menurut Bella, berhijab adalah satu jalan baginya untuk berterima kasih atas segala rezeki yang diberikan Allah kepadanya, termasuk dalam urusan karier di dunia hiburan.

Tak hanya itu, Bella mengungkapkan bahwa berhijab membuatnya memiliki definisi baru tentang arti "cantik" yang bukan sekadar memenuhi standar kecantikan banyak perempuan, melainkan cantik dalam konteks menjadi Muslimah yang menjaga kehormatan dan kemuliaan dirinya.

Setelah berhijab tahun 2015, Bella terus mendalami Islam. Ia berusaha memberi contoh baik bagi para penggemarnya. Rezekinya pun terus mengalir, tak hanya dari pekerjaannya dalam dunia seni peran tapi juga dari wirausaha

Ya, Bella kini juga dikenal sebagai sosok womanpreneur yang memiliki lini usaha di bidang fesyen dan kuliner. Ia punya beberapa brand busana muslim, hijab, tas dan sepatu yang telah merambah Malaysia, juga sukses berbisnis kue kekinian.

Ada hal menarik seputar darah Minang yang mengalir di tubuh Bella. Sebagai dara yang lahir dan besar di Bandung, Jawa Barat, Bella tak bisa berbicara bahasa Minang. Banyak orang pun menyangka ia adalah orang Sunda asli.

Namun baru-baru ini, Bella mengungkapkan kebahagiaannya bisa berperan dalam film Buya Hamka bersama Vino G. Bastian. Bella mengungkapkan bahwa peran sebagai Sitti Raham (istri Buya Hamka) adalah sebuah rezeki karena ia sangat mengagumi sosok besar Hamka yang sangat menginspirasi.

Tentu saja, dengan film berlatar budaya ranah Minang, ia dituntut untuk bisa berbicara dalam dialek Minang. Bella mengaku ia memperhatikan sang ayah yang memang fasih menggunakan logat Minang juga berbicara bahasa Minang.

Tak hanya kagum pada sosok Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama itu, Bella juga bersyukur bahwa sebagai Muslimah berhijab, ia sangat dihargai dalam film tersebut karena tidak ia diperkenankan untuk tidak bersentuhan dengan lawan jenis selama proses syuting.

"Tidak ada (adegan) cium tangan atau cium kening sekali pun ceritanya saat kami harus kehilangan anak. Hal-hal seperti itu sangat dikontrol oleh MUI. Senang sekali, dengan keadaan aku sekarang (berhijab), aku tetap dihargai," ujar Bella.

Devita Ravani, Gadis Asli Brebes yang Menembus Panggung Model Dunia

Sebelumnya

Desainer Kembar Langganan Crazy Rich Surabaya Pamer Karya Di Milan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Fashion