post image
Tiffany SNSD/Net
KOMENTAR

KAMU-kamu penggemar girl band Korea pasti kenal dengan Girl’s Generation, bukan? Salah seorang personelnya, Tiffany, ternyata pernah mengidap penyakit skoliosis, loh. Bahkan penyakit ini sempat membuatnya minder dan sulit meraih impian sebagai artis.

Menjadi publik figur tentu saja mewajibkan kita memiliki bentuk tubuh yang sempurna. Nah, penyakit skoliosis tersebut membuat bentuk tubuh Tiffany tidak bagus. Pasalnya, tulang belakangnya mengalami kebengkokan.

"Sebenarnya aku mengidap skoliosis, tapi aku baru bilang pertama kali setelah promosiku (jadi member SNSD). Rasa sakit dan lemah menjadi kekuatan bagiku. Aku berlatih dua kali lebih banyak dari yang lain, menjaga kesehatanku, dan agak jadi terobsesi dengan fashion, untuk menutupinya (skoliosis -red)," kisah wanita bernama asli Stephanie Young Hwang ini.

Saat masih muda, lanjutnya, seorang dokter menyebutkan ia takkan mungkin menjadi artis. Akan tetapi hal tersebut tak meruntuhkan keteguhan wanita yang kini berusia 30 tahun tersebut. Ia bertekad untuk bisa menjalaninya, mulai dari mengenal tubuh, kesehatannya, bahkan hingga bagaimana ia bernapas dan berdiri.

Tiffany menyebut, daripada memikirkan sulitnya berjuang melawan skoliosis, ia lebih memilih orang lain tak melihat bahwa ia kesakitan. Ia lebih ingin menunjukkan bahwa dirinya kini adalah berkat perjuangannya.

“Aku juga ingin membantu anak muda lainnya (yang juga mengidap skoliosis) sebisaku. Banyak orang seperti atlet, balerina atau model yang juga kesulitan akibat skoliosis. Namun sangat sedikit kepedulian soal ini,” sesalnya.

Skoliosis merupakan kondisi tulang punggung yang membengkok, biasanya terjadi saat masa pertumbuhan di usia pubertas. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit lain seperti cerebral palsy dan muscular dystrophy, namun sebagian besar penyebabnya masih belum diketahui.

Umumnya skoliosis tidaklah berbahaya, namun derajat bengkoknya bisa semakin parah seiring bertambah usia. Skoliosis yang parah bisa membuat seseorang kesulitan bergerak bahkan hingga lumpuh, dan bisa mengurangi area di dada yang membuat paru-paru tidak bisa berfungsi dengan benar.(F)

Ini Tips Jaga Kesehatan Untuk Warga Terdampak Karhutla

Sebelumnya

Waspada! Tiga Kasus Infeksi Zika Ditemukan Di Singapura

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Health World