Ilustrasi peta Australia/Freepik
Ilustrasi peta Australia/Freepik
KOMENTAR

KONSULAT Jenderal RI di Sydney berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Australia dan kepolisian setempat memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penusukan massal di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction, Sydney, Australia, pada Sabtu (13/4) sore waktu setempat.

“Kami juga telah menghubungi simpul-simpul masyarakat Indonesia, dan dipastikan hingga saat ini tidak ada korban WNI dalam serangan itu,” demikian pernyataan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam keterangannya.

Diketahui bahwa jumlah WNI di Sydney mencapai 10.000 orang yang didominasi pelajar/mahasiswa dan pekerja migran.

Pada Sabtu sore pukul 16.00 waktu Sydney (atau 11.00 WIB), seorang laki-laki melakukan penusukan terhadap 9 (sembilan) orang di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction dekat Pantai Bondi. Lima korban dilaporkan meninggal dunia, sedangkan empat lainnya berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Polisi telah menembak mati pelaku penusukan. Meski demikian, belum diungkap apa motif kejahatannya dan identitas si pelaku.




Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Jangan Panik, Tingkat Penularan dan Angka Kematian Sangat Rendah

Sebelumnya

Tegaskan Kenaikan UKT Hanya untuk Mahasiswa Baru, Nadiem Makarim: Yang Lebih Mampu Bayar Lebih Besar, Yang Tidak Mampu Bayar Lebih Sedikit

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News