Srikandi Bank Indonesia Jawa Tengah, UMKM fesyen binaan Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah, ikut mementaskan hasil karyanya dalam closing fashion show SFT 2023, 12 Agustus 2023/Ist
Srikandi Bank Indonesia Jawa Tengah, UMKM fesyen binaan Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah, ikut mementaskan hasil karyanya dalam closing fashion show SFT 2023, 12 Agustus 2023/Ist
KOMENTAR

SEPERTI halnya daerah-daerah lain di Indonesia yang kembali bangkit dan menggeliat, kota Semarang, Jawa Tengah, tidak mau ketinggalan. Memasuki era next normal, industry fesyen di sana mengalami perubahan yang sangat signifikan. Minat konsumen fesyen terhadap produk lokal begitu tinggi, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan betul untuk meningkatkan popularitas jenama lokal.

Didukung kemudahan mendapatkan dan meningkatkan keterampilan serta pengetahuan dalam industri fesyen lewat pelatihan daring, lokakarya, dan lainnya, serta respon cepat perubahan gaya hidup yang menawarkan pakaian sesuai aktivitas, semakin mendorong pelaku fesyen Tanah Air untuk terus bangkit dan berinovasi.

Apalagi, adanya kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai pihak mampu menciptakan karya-karya yang unik dan menarik konsumen.

Walau begitu, isu sustainable fashion atau fesyen yang berkelanjutan ikut mendorong tingginya permintaan pakaian yang ramah lingkungan. Dan digitalisasi serta inovasi teknologi sangat membantu Dalam memberikan rekomendasi produk yang lebih personal dan membuka peluang baru dalam pengalaman berbelanja.

Didukung penuh oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah, Semarang Fashion Tren kembali digelar melalui sinergi program Embrancing Festival Jateng Syariah. Ragam kegiatan diselenggarakan, seperti Jateng Modestpreneur Incubator, Jateng Modest Design Competition, dan pagelaran busana muslim karya desainer kebanggaan Tanah Air.

Menggali potensi kekayaan khasanah fesyen Jawa Tengah, event yang diinisiasi oleh Indonesian Fashion Chamber ini memiliki daya saing yang tak kalah dengan provinsi lainnya di Indonesia.

Keberagaman wastra Nusantara seperti batik, tenun, sulam, bordir, ecoprint, menjadi kekuatan tersendiri bagi Jawa Tengah untuk mengembangkan pusat destinasi wisata belanja produk Ready to Wear Craft Fashion.

Sementara Semarang, sebagai ibukota Jawa Tengah, dijadikan Creative Center Hub atau tempat yang tepat untuk mempromosikan produk-produkk para artisan Jawa Tengah melalui panggung etalase Semarang Fashion Trend.

“Konsep besar SFT 2023 adalah sebagai muara perKembangan terkini industry busana siap pakai berbasis craft fashion di Jawa Tengah, yang meliputi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi, maupun tren terkini,” kata Ina Priyono, Ketua IFC Chapter Semarang.

SFT 2023 telah dilaksanakan mulai dari 9 hingga 12 Agustus 2023 di Fashion Runway Hall BBPVP Semarang, Jawa Tengah. Dimeriahkan koleksi dari desainer dan jenama seperti Ina Priyono, Deden Siswanto, Hannie Hananto, Maima x Roro Kenes, Ria Miranda, David Yan, dan Elkana Gunawan.

Juga Sudarma Suwarsa, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang mengusung merek Banyumasanku.




IFPC 2024 Munculkan Pemenang Baru, Usung Ecoprint Jadi Bagian Penting Fesyen Keberlanjutan

Sebelumnya

Hadirkan Quraish Shihab, Buttonscarves Bersyukur Atas 8 Tahun Keberkahan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel C&E