ilustrasi kegiatan haji 2023/net
ilustrasi kegiatan haji 2023/net
KOMENTAR

PENYELENGGARAAN ibadah haji di Makkah berakhir hari ini, Rabu, 26 Juli 2023. Hal ini ditandai dengan keberangkatan 2.094 jemaah haji Indonesia ke Madinah yang tergabung dalam enam kelompok terbang (kloter) dari tiga embarkasi.

"Yaitu Solo (SOC), Jakarta-Bekasi (JKS), dan Surabaya (SUB)," kata Kepala Daerah kerja Makkah Khalilurrahman dalam laman resmi Kementerian Agama. 

Dia mengatakan, keberangkatan gelombang terakhir dari Makkah ke Madinah diawali dengan 298 jemaah kloter 99 Embarkasi Solo (SOC 99). 

"Mereka berangkat dari Mahbas Jin mulai pukul 10.00 waktu Arab Saudi (WAS)," ujarnya. 

Sementara keberangkatan lima kloter lainnya, disebutkan Khalil, dilakukan setelah Zuhur, mulai pukul 14.00 WAS. Nantinya, para jemaah haji tersebut akan tinggal lebih kurang delapan hari di Madinah untuk beribadah di Masjid Nabawi sebelum pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA).

"Keberangkatan enam kloter hari ini sekaligus mengakhiri operasional penyelenggaraan ibadah haji di Makkah. Jemaah haji Indonesia saat ini terkonsentrasi di Madinah, kecuali beberapa jemaah yang masih dirawat di RS Arab Saudi di Makkah," ungkapnya.

Sebelumnya, jemaah haji berangkat ke mekah sejak 2 Juni 2023. Kedatangan perdana jemaah yang berangkat pada gelombang pertama dari Madinah.

Sejak itu, jemaah terus berdatangan ke kota kelahiran Nabi Muhammad saw. Selain dari Madinah, mulai 8 Juni 2023, Daker Makkah juga menerima kedatangan jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua. Proses kedatangan ini berlangsung hingga 24 Juni 2023.

“Fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) berlangsung dari 26 Juni hingga 1 Juli 2023. Layanan jemaah haji selama fase Armina ini disiapkan oleh pihak Mashariq,” tutupnya.




Potensi Tsunami Masih Ada, Warga Diminta Waspadai Erupsi Gunung Ruang

Sebelumnya

Fasilitas Kesehatan Hancur, Sebanyak 562 Warga Palestina Menderita Hemofilia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News