ilustrasi cuaca ekstrim badai es/net
ilustrasi cuaca ekstrim badai es/net
KOMENTAR

HUJAN dengan intensitas tinggi disertai hujan es dan angin kencang melanda Italia Utara, Jumat (21/7) lalu. Sedikitnya ratusan orang di kota Seregna mengalami luka atas musibah tersebut. 

Euronews melaporkan, air banjir yang dipenuhi hujan es mengalir melalui jalan-jalan, sementara badai es yang hebat melanda Venesia pada hari Rabu (19/7).

Hujan es ukuran sedang seperti "bola tenis" berserakan di kota Treviso dan Padova. Sementara itu, hujan lebat yang turun di Vicenza, Verona,dan Venesia, menyebabkan cedera dan kerusakan bangunan.

"Setidaknya 110 orang yang terluka di Veneto utara akibat hujan es, yang menyebabkan kaca mobil pecah, selain benda-benda lainnya yang juga mengalami kerusakan," kata Gubernur Luca Zaia dilansir dari Euronews, Sabtu (22/7). 

Namun hal sebaliknya terjadi di Italia bagian selatan. Di mana kota di wilayah ini mengalami gelombang panas sekitar 45 derajat Celsius, Sabtu (22/7). 

Selama gelombang panas berlangsung, dua orang di laporkan meninggal dunia. Pemerintah setempat menyatakan sebanyak 19 kota berada dalam panas ekstrem tingkat "merah".

 




Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Jangan Panik, Tingkat Penularan dan Angka Kematian Sangat Rendah

Sebelumnya

Tegaskan Kenaikan UKT Hanya untuk Mahasiswa Baru, Nadiem Makarim: Yang Lebih Mampu Bayar Lebih Besar, Yang Tidak Mampu Bayar Lebih Sedikit

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News