ilustrasi penjara/net
ilustrasi penjara/net
KOMENTAR

LANTARAN buang air besar di celana lalu anak balitanya sendiri di masukan ke penjara, polisi di Florida, Amerika Serikat dapat kecaman dari publik.  

Dilansir dari Oddity Central, Selasa (4/7) balita berusia tiga tahun tersebut juga diborgol tangannya sebagai hukuman karena buang air besar di celana. 

"Anaknya itu memang mengalami kesulitan terkait potty training atau pelatihan memakai toilet," kata anggota Departemen Kepolisian Pantai Daytona, Letnan Michael Schoenbrod. 

Tindakan menempatkan sang anak ke penjara, dirinya menyebutkan sebagai bentuk kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Michael juga menerangkan, setelah peristiwa tersebut, sang anak berjanji tidak akan mengulangi buang air besar di celana. 

“Dia menangis, saya mendapat respon yang saya harapkan dari dia, ” ujarnya. 

Sebelumnya, hal yang sama juga pernah dilakukan Letnan Schoenbrod terhadap anak sulungnya menggunakan strategi yang sama untuk mendisiplikan sang putra saat itu berusia 4 tahun memukul seorang anak perempuan dan berperilaku buruk.

“Saya membawanya ke penjara dan dia duduk di sana. Dia menangis dan seperti sadar 'Saya tidak akan pernah melakukannya lagi.' Cara ini efektif, jadi itu sebabnya aku melakukannya,” ungkapnya. 

Hingga tulisan ini dibuat, orang tua yang memasukan anaknya ke penjara ini disebutkan lebih lanjut departemen kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan.

Hanya saja, belum terungkap dan tidak jelas orang tua yang juga bekerja sebagai detektif di departemen ini mendapat teguran atau hukuman tempat dirinya menjadi polisi.




Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Sebelumnya

Palang Merah Indonesia Berkomitmen Melanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News