Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung /net
Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung /net
KOMENTAR

PROYEK Kereta Cepat Indonesia Cina masuk ke tahapan uji coba. Pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan melakukan peninjauan sebelum dikeluarkan izin operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung.  

"Ada tiga aspek keselamatan yang perlu ditinjau dari KCJB. Paling lambat 1 Oktober akan diterbitkan izin operasionalnya," kata Budi, Kamis (22/6).

Aspek pertama yang jadi perhatian Budi, keselamatan atas keretanya sendiri. Dia menyebutkan, keselamatan kereta transportasi tersebut sudah aman, dan tidak kalah dari kereta di negara-negara lain.

"Kedua, terkait prasarana,"ujarnya. 

Menurut dia, prasarana KCJB sudah aman. Saat dilakukan uji coba, dirinya menilai tidak adanya getaran yang dirasakan saat menaiki kereta tersebut. 

Terakhir atau Ketiga, terkait sound barrier atau pencegahan kebisingan.

"Kalau saya melihat tadi dengan kecepatan 350 km itu relatif berjalan stabil, bisa dikatakan apa yang dilakukan ini sangat baik. Namun secara teknis dan formal kami harus melakukan uji," kata Budi.

Sementara itu, soal tiket dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pihaknya mengaku belum menetapkan harga.  Dia menjelaskan, untuk penetapan harga ongkos pihaknya akan terlebih dulu evaluasi serta dilihat dari average yang ada.

 

 




Hadiri Pertemuan WIPO di Jenewa, Menparekraf Sandiaga Uno: Indonesia Punya Potensi Kekayaan Intelektual yang Sarat Tradisi dan Kearifan Lokal

Sebelumnya

Dari Kampung Zakat Hingga Kota Wakaf, Kementerian Agama RI Terus Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News