Sutradara film <i>Malam Pacar-Mappacci</i> akan hadir dalam Bincang-Bincang Sinema di tiga sekolah di Makassar/Net
Sutradara film Malam Pacar-Mappacci akan hadir dalam Bincang-Bincang Sinema di tiga sekolah di Makassar/Net
KOMENTAR

HADIR di lima kota, yakni Makassar, Samarinda, Aceh, Pangkalpinang dan Jayapura, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memfasilitasi Bincang-Bincang Sinema musim kedua bertajuk Filmmaker Goes to School.

Rencananya, Filmmaker Goes to School ini akan berlangsung pada 8 hingga 10 Juni 2023. Akan ada tiga sekolah di Makassar yang menjadi target Bincang-Bincang Sinema, yaitu SMAN 5, SMAN 8, dan SMA Muhammadiyah 6. Target kunjungan itu adalah literasi, narasi, dan apresiasi mencintai Indonesia dengan nonton film nasional.

Penggagas Bincang-Bincang Sinema Arul, dalam keterangan pers-nya mengatakan, ketiga sekolah tersebut akan didatangi oleh dua sineas yakni sutradara film De Toeng: Misteri Ayunan Nenek Bayu Pamungkas dan sutradara film Ambo Nai dan Malam Pacar-Mappacci Andi Burhamzah. Turut hadir pula pengamat dan kritikus film Yan Widjaya.

“Selain berbagi wawasan perfilman di lingkungan sekolah, program ini juga mendukung Merdeka Belajar dari ruang kelas ke bioskop. Jadi, nantinya baik guru maupun murid-murid dari tiga sekolah tersebut akan kami ajak menonton film Star Syndrome karya Soleh Solihun di Cinepolis Phinisi Point Mall,” jelas Arul, Sabtu (3/6).

Bincang-Bincang Sinema merupakan program strategis dari Yayasan DemiFilm Indonesia (dFI) yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Program tersebut bertujuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada pelajar, terkait bagaimana film-film bisa tayang di bioskop.

Dengan begitu, akan semakin banyak generasi muda yang mencintai film nasional dan menjadikannya sebagai prioritas ketika hendak menonton film di bioskop kesayangan.

“Memberi inspirasi dan motivasi kepada para pelajar tentang bagaimana sebuah film bisa hadir dan tayang di layar lebar (bioskop). Motivasi dan inspirasi itu kita datangkan langsung dari produser, sutradara, hingga penulis naskahnya. Mereka, para filmmaker, hadir langsung ke sekolah-sekolah itu,” demikian Arul.




Pembatalan Kenaikan UKT oleh Menteri Nadiem Tidak Menyelesaikan Masalah

Sebelumnya

Menteri Nadiem Batalkan Kenaikan UKT

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News