Joe Gerald, anak kelas 6 SD yang lolos turnamen sepak bola ke Barcelona/Farah.id
Joe Gerald, anak kelas 6 SD yang lolos turnamen sepak bola ke Barcelona/Farah.id
KOMENTAR

SEKOLAH Dasar (SD) Ananda Bekasi berhasil menjadikan salah satu anak didiknya lolos dalam turnamen olahraga sepak bola, mewakili Indonesia ke Barcelona. Anak tersebut bernama Joe Gerald Sianturi (11), siswa kelas 6.

Joe dinyatakan lolos untuk mengikuti Training Camp (TC) dan Tournament International TICTAC U-12 di Barcelona, Spanyol. Persiapan pembentukan Tim NYXZ BLISPI Indonesia di ajang TICTAC U-12 membuat Joe (sapaan akrabnya) ini mampu mendulang prestasi. Sebelumnya, Joe juga sempat berangkat ke Singapura untuk menorehkan prestasi serupa.

Meski lelah, kepada Farah.id Joe mengatakan amat bahagia. Sebab, ia bisa menambah pengalaman bermain sepak bola di kancah internasional. Namun prestasi tersebut tidak didapatkannya secara mulus.

“Banyak banget perjuanganya, salah satunya harus latihan fisik, terus latihan juga setiap hari, kayak latihan penguatan, terus sebelum ke sana kita juga di karantina gitu, jadi biar fokus latihanya,” cerita Joe kepada Farah.id, Selasa (24/1).

Anak seusia Joe seharusnya sedang asik-asiknya bermain, tapi tidak demikian dengan Joe. Siswa kelas 6 SD ini tetep bersikeras mendapatkan banyak prestasi, tentunya dengan dukungan berbagai pihak, seperti orangtua maupun Kepala Sekolah SD Ananda Bekasi, Bayu Artadri.

Menurut Bayu, keberhasilan salah satu anak didiknya mengikuti turnamen tersebut berdasarkan surat Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) yang diterima pihaknya beberapa waktu yang lalu.

“Beberapa waktu yang lalu, kami menerima surat tersebut. Dan hal ini juga sebagai persiapan pembentukan Tim NYXZ BLISPI Indonesia di ajang TICTAC U-12 tersebut. Keberhasilan salah satu anak didik kami tersebut mengikuti turnamen di Barcelona, merupakan hal yang membanggakan, sekaligus sebagai motivasi bagi siswa SD Ananda Bekasi lainnya untuk menorehkan prestasi serupa,” demikian Bayu.




Beli Emas Lebih Murah Pakai NPWP, Hanya di Antam

Sebelumnya

Prasasti Bertuliskan Larangan Poligami di Museum Kartini

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Horizon