post image
Koleksi “Sculpting Culture” merupakan salah satu karya hasil pembelajaran di Program Studi Desain Produk Mode dan Busana, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta/ Foto: FARAH
KOMENTAR

PROGRAM Studi Desain Produk Mode dan Busana, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menampilkan delapan look busana muslim dalam fashion show Muslim Fashion Festival (MUFFEST+) 2022 di Grand Ballroom Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta (23/4/2022).

Delapan look yang ditampilkan di panggung utama tersebut merupakan karya kolaborasi dari empat desainer: Desi Anggita Sari, Krisna Ida Febri Tambunan, Retno Adji Oktafiani, dan Vita Rahmasari.

Tema yang diangkat adalah “Sculpting Culture”, dengan wayang menjadi tema besar koleksi. 

Inspirasi wayang tidak hanya diambil dari bentuk dan warnanya semata, namun juga dari berbagai nasihat yang disampaikan dalam lakon wayang. Seperti diketahui, nasihat-nasihat tersebut mengandung inpirasi dan pesan positif bagi penonton.

Karya yang ditampilkan merupakan koleksi ready to wear deluxe, dengan exotic dramatic style dan edgy look. Meskipun mengangkat tema budaya, namun look yang dihadirkan sangat modern dan kekinian, sehingga dapat diterima oleh anak muda zaman sekarang. Koleksi ini juga mudah di-mix n’ match untuk menciptakan tampilan busana yang berbeda.

Koleksi “Sculpting Culture” merupakan salah satu karya hasil pembelajaran di Program Studi Desain Produk Mode dan Busana, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta.

Karya yang dibuat harus berdasarkan konsep dan dapat diterima oleh masyarakat sebagai sebuah produk siap pakai. Karya ini sudah melewati proses pembimbingan oleh para dosen dan diuji oleh para ahli.

Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sudah sering bekerja sama dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) dalam berbagai kegiatan fesyen, baik itu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan fashion show.

Keikutsertaan IKJ dalam kegiatan MUFFEST+ 2022 merupakan salah satu bentuk kerjasama IKJ dengan IFC dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Sebelumnya, pada bulan Februari 2022, IKJ juga berkolaborasi dengan desainer IFC Hannie Hananto pada event Jakarta Fashion Trend. Hannie dan mahasiswa IKJ menciptakan motif bernuansa abstrak yang memadukan seni dan fesyen.

Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memperlihatkan pertumbuhan budaya urban lewat karya seni rupa, tari, dan fesyen ke hadapan publik.

 



Close X

Uniknya Color Splash ala Rose.Ma.Lina x Sofie

Sebelumnya

Terinspirasi Kubus Rubik, Siswa SMKN 3 Blitar Hadirkan Urban Casual Style di Panggung MUFFEST+ 2022

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Fashion