post image
Daging beku/ Net
KOMENTAR

ISTILAH thawing bagi sebagian mungkin terasa asing dan baru pertama kali didengar. Thawing adalah proses mencairkan bahan makanan yang beku seperti daging dan ikan yang lama disimpan dalam frezer.

Dengan memahani teknik thawing yang benar pangan yang sudah beku tetap aman untuk dikonsumsi.

Kenapa?

Ternyata, tidak semua bahan makanan yang beku dapat di-thawing atau dicairkan melalui proses yang sama loh.

Jika kita melalukan proses thawing yang salah, akan muncul mikroorganisme yang dapat membuat bahan makanan kita membusuk. Selain itu, jika proses thawing tidak dilakukan secara menyeluruh, bagian dalam pada bahan makanan akan tetap beku.

Dilansir dari bpomjakarta, berikut tips untuk meminimalkan resiko pada saat thawing.

1.Menggunakan lemari pendingin

Tentukan porsi pangan beku yang akan dicairkan, sesuaikan dengan kebutuhan pada saat memasak. Letakkan pangan yang akan dicairkan dalam wadah tertutup terpisah dari pangan lainnya. Bisa diletakkan ke bagian chiller. Hampir semua jenis makanan dapat menggunakan jenis thawing ini. Hanya saja, semakin keras tekstur makanan, proses pencairannya pun akan semakin lama.

2. Cara Merendam dengan air

Gunakan dengan suhu kurang dari 20 derajat celcius untuk mencairkan atau dapat juga dengan menggunakan air yang biasa digunakan untuk memasak.

Pastikan pangan yang akan dicairkan dapat cair dalam waktu 2 jam dan jangan lupa pastikan pangan yang dicairkan dibungkus menggunakan plastik yang kedap air dan tidak bocor. Hal ini dilakukan untuk menghindari pangan beku terkontaminasi bakteri yang berasal dari air.

Thawing dengan cara menaruh bahan makanan di bawah air mengalir ini cocok untuk bahan makanan seperti saus, sup, dan daging yang sudah dipotong kecil-kecil

3. Menggunakan Microwave

Gunakan wadah yang tepat dilengkapi dengan teknologi rotasi (perputaran) secara otomatis. Lakukan rotasi pada pangan saat setengah proses pencairan untuk memastikan bahwa panas sudah tersebar mereta keseluruh bagian.

Thawing dengan microwave cocok kita lakukan untuk mencairkan bahan-bahan makanan RTE atau ready to eat seperti bun, croissant, dan sosis serta frozen meal lainnya.

Nah, bagaimana Bun, sudah paham yah sekarang?

Close X

Saat Orangtua Beda Pendapat dengan Anak Remaja, Ini Tips Menyikapinya dengan Santun

Sebelumnya

Plus Minus Beragam Jenis Gula yang Perlu Bunda Ketahui

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family