KOMENTAR

SEBANYAK 500 ribu dosis vaksin Covid-19 Johnson & Johnson mulai disebar ke beberapa wilayah di Indonesia. Vaksin sekali suntik ini sempat mengalami penundaan distribusi lantaran kurangnya dokumentasi pelengkap.

Ada lima wilayah di Pulau Jawa yang akan mendapatkan vaksin buatan Amerika Serikat ini. Yaitu Kabupaten Bandung (90 ribu dosis), Kabupaten Bogor (90 ribu dosis) di Jawa Barat.

Kemudian Kabupaten Semarang dan Wonogiri di Jawa Tengah dengan masing-masing 90 ribu dosis, serta Kabupaten Malang, Jawa Timur, juga dengan 90 ribu dosis.

Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi, vaksin J&J diperuntukkan bagi masyarakat umum 18 tahun ke atas. Tidak ada persyaratan khusus untuk menerima vaksin jenis ini.

Serupa dengan vaksin jenis lain yang sudah digunakan di Indonesia, Vaksin Johnson & Johnson memiliki efek samping ringan, berupa:

• Nyeri
• Pembengkakan
• Kemerahan
• Kelelahan
• Sakit kepala
• Nyeri otot
• Panas dingin
• Demam
• Mual

Vaksin Johnson & Johnson memiliki efikasi yang rendah dibanding vaksin Pfizer, yaitu 65,3 persen.

 




IISD Desak Presiden Jokowi Sahkan RPP Kesehatan: Optimalisasi Kesehatan Anak Menuju Visi Indonesia Emas 2045

Sebelumnya

Israel Akan Datang ke Qatar untuk Melanjutkan Perundingan Gencatan Senjata dan Pertukaran Sandera

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News