post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

SETIAP anak adalah bintang. Mereka akan bersinar dengan sinarnya masing-masing. Untuk membuat sinarnya terang benderang, si kecil membutuhkan life skill. Dan salah satu bekal terpenting untuk menumbuhkan life skill itu adalah kepercayaan diri.

Namun kepercayaan diri tidak serta merta terbentuk. Sebab anak seperti kertas putih, yang berkembang sesuai dengan didikan orang-orang terdekatnya, khususnya Ayah Bunda.

Sebagai orangtua, Ayah Bunda bisa membantu membangun kepercayaan diri anak. Salah satu yang paling mudah adalah kata-kata positif yang diucapkan setiap hari kepada si kecil. Kata-kata positif itu biasa disebut "afirmasi positif".

Afirmasi positif adalah perbincangan positif yang disampaikan ke diri sendiri secara berulang. Jika dilakukan berulang, maka akan masuk ke alam bawah sadar anak dan akan memengaruhi perkembangan karakter, sikap, dan kepribadian.

Selain memberikan kepercayaan diri, afirmasi positif juga mampu membuat anak lebih mudah bersyukur, mengurangi energi negatif dalam memandang dunia, meminimalkan stres anak, dan memunculkan kualitas baik dari diri anak.

Lalu, bagaimana cara memberikan afirmasi positif ini kepada anak? Coba ajari anak untuk mengatakan beberapa hal ini:

1. "Saya bisa belajar dari kesalahan".
2. "Saya bisa membantu orang lain".
3. "Saya dapat melakukan hal-hal baru".
4. "Saya bisa belajar bagaimana melakukan ini".
5. "Saya bisa mengatasi tantangan ini".
6. "Saya bisa memikirkan ide-ide hebat".
7. "Saya bisa baik apapun yang terjadi".
8. "Saya bisa membuat orang lain merasa bahagia".

Pada laman instagram @ibuprofesional disebutkan selain membiasakan kata-kata ini kepada diri anak, lakukan juga hal-hal yang mendukung afirmasi positif ini. Misalnya memanggil anak dengan namanya, memberikan anak tanggung jawab sederhana, dan berikan pujian.

Afirmasi positif ini juga bisa mengubah mood anak menjadi lebih positif dan membuat hal yang sulit menjadi lebih mudah bagi si kecil.

Anak Tantrum di Depan Umum, Ini 6 Cara Menanganinya

Sebelumnya

Berisiko Kejang Hingga Buta, 6 Bagian Tubuh Anak Ini Tidak Boleh Kena Pukulan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Parenting