post image
Ilustrasi vaksin corona/ Net
KOMENTAR

MULAI 5 Mei kemarin, pemerintah telah memberikan vaksin Covid-19 tahap ketiga kepada orang yang rentan. Pemberian vaksin tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh seseorang terhadap virus Covid.

Dalam postingannya di akun Instagram @adamprabata, edukator Covid-19 ini memberikan kabar baik bahwa vaksin Sinovac sudah terbukti mampu meningkatkan imunitas seseorang, utamanya para penyintas Covid-19.

Pemberian vaksin Sinovac, baik 1 maupun 2 dosis, terbukti meningkatkan antibodi orang yang belum memiliki antibodi. Dan, vaksin Sinovac dengan 2 kali suntikan terbukti meningkatkan antibodi terhadap virus Covid-19 pada orang yang sebelumnya pernah terinfeksi Covid-19 dan sudah memiliki antibodi.

"Jadi kesimpulannya, vaksin Sinovac Terbukti meningkatkan antibodi terhadap Covid-19 terhadap orang yang sudah pernah terinfeksi dan masih memiliki antibodi. So, jangan ragu untuk divaksin guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19," tulis dr Adam.

Sebenarnya, lanjut Adam, seseorang yang sudah terinfeksi Covid-19 memiliki antibodi yang cukup panjang, yaitu 12 bulan sejak gejala awal muncul. Kadar imunitas tersebut bisa lebih tinggi pada orang yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, ketimbang yang menjalani isolasi mandiri.

Respon kekebalan berbasis sel limfosit T pada pasien yang sudah sembuh masih bertahan hingga lebih dari 12 bulan. Dan kekebalan seluler dapat bertahan hingga 8 bulan setelah terinfeksi.

 

Close X

Apakah Vaksin Covid-19 di Indonesia Dapat Melindungi Orang Dengan Komorbid?

Sebelumnya

Kemenkes Ungkap Kecenderungan Varian Delta Banyak Ditularkan Pada Anak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Health