post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

LIBUR lebaran sudah usai, waktunya kita mulai mewaspadai gejala Covid-19 yang belakangan ini sudah mulai terabaikan. Apalagi, gejala dari penyakit Corona itu mirip dengan gejala flu biasa, sehingga terkadang dianggap remeh.

Layaknya flu, gejala paling umum saat seseorang terinfeksi Covid-19 adalah demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, anosmia, malaise (tidak nyaman dan kurang enak badan), sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, atau yang paling ringan adalah seperti gejala masuk angin.

Gejala lainnya yang lebih berat adalah sesak napas, diare, mual muntah, kulit kemerahan, mata merah, penurunan kesadaran, dan nyeri dada.

Ciri termudah untuk menandai gejala Corona adalah anosmia dan ageusia, yaitu hilangnya pembagian dan pengecapan secara tiba-tiba tanpa ada penyebabnya (seperti sinusitis atau alergi). Kedua gejala itu bisa menjadi gejala satu-satunya atau gejala awal Covid, termasuk Kriteria probable Covid.

Hal yang perlu kamu waspadai dari gejala-gejala itu adalah:

1. Gejala-gejala tersebut muncul dalam 2-14 hari setelah:

• kontak erat dengan orang yang suspek/probable/terkonfirmasi Covid.
• bepergian ke atau tempat tinggal yang tinggi angka penularannya.
• melakukan aktivitas berisiko (masuk ke tempat tertutup atau berkumpul di keramaian).
• bekerja di tempat yang berisiko tinggi penularan (fasilitas kesehatan, bertemu dengan orang yang berbeda setiap hari, bekerja di ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk).

2. Sakit hampir bersamaan dalam satu tempat yang kontak secara erat (keluarga, sekolah, tempat kerja). Pada kondisi alami tanpa ada protokol kesehatan, satu orang bisa menulari 2 sampai 3 rekannya dan ini dapat memunculkan klaster baru. Namun bisa jadi menulari hingga puluhan sampai ratusan jika ada faktor yang mempermudah penyebaran lewat airborne.

"Jika gejala-gejala itu muncul dan Anda curigai terinfeksi Covid-19, jangan panik, jangan menyangkal. Segeralah lakukan pemeriksaan Swab PCR untuk melindungi diri sendiri dan keluarga," saran dr Adam Prabata dalam akun Instagramnya, @adamprabata.

Jika demikian, segera lakukan isolasi mandiri, menjauhlah dari keluarga, jujur kepada diri sendiri dan keluarga apabila merasakan gejala seringan apapun, segera istirahat, jaga imunitas tubuh, dan hubungi tenaga kesehatan.

"Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat peluang untuk sembuh. Putuskan rantai penularan Covid-19 dengan selalu waspada," pesan dr Adam.

 

Close X

Apakah Vaksin Covid-19 di Indonesia Dapat Melindungi Orang Dengan Komorbid?

Sebelumnya

Kemenkes Ungkap Kecenderungan Varian Delta Banyak Ditularkan Pada Anak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Farah Health