post image
Siti Fauziah Saekhoni, pemeran Bu Tejo dalam film pendek Tilik/ Repro
KOMENTAR

BERGOSIP, sepertinya sudah menjadi kebiasaan yang susah dihilangkan dari kegiatan keseharian ibu-ibu. Hingga muncul seloroh, tidak mengapa bergosip, asalkan gosip yang disampaikan benar-benar akurat dan menyampaikan informasi penting.

Seperti halnya yang dilakukan oleh sosok Bu Tejo, salah satu karakter yang ada di film "Tilik". Gaya bicaranya yang nyeleneh ternyata mampu membangkitkan sisi egoisme ibu-ibu yang memang senang sekali mengulik informasi seputar dunia "tetangga sebelah".

Diperankan oleh Siti Fauziah Saekhoni, perempuan kelahiran Blitar itu sangat viral belakangan ini. Bahkan ia menjadi trending topik di Twitter. Gayanya saat memerankan tokoh Bu Tejo benar-benar mengena dan menempel erat dengan kehidupan sehari-hari.

Di "Tilik", Bu Tejo adalah sosok tukang gosip yang berpangkat A1. Mengapa demikian? Karena gosip-gosip yang disampaikannya sangat akurat dan up-to-date. Hebatnya lagi, Bu Tejo selalu memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan gosipnya.

Ozie, sapaan Siti Fauziah, sendiri tidak menyangka karakter yang diperankannya bisa seheboh dan se-viral ini. Karena di awalnya, ia diplot untuk memerankan karakter Yu Turi. Sementara Bu Tejo diperankan oleh aktris senior.

Tapi, lantaran sepanjang syuting pemeran Bu Tejo harus berdiri di atas bak truk berjalan, Ozie lah yang mendapat peran tersebut.

"Awalnya bukan saya, tetapi ada satu aktris yang memerankannya (tapi batal). Karena sudah sepuh dan harus naik truk tinggi, berdiri saat truk jalan, jadi tidak mungkin," kata Ozie.

Lalu, siapakah Ozie?

Wanita berparas manis ini lahir di Blitar pada 19 Desember 1988. Dia mengawali karier di bidang teater dan pernah mendapat beasiswa "Actor Studio" yang diselenggarakan Teater Garasi pada 2008.

Lama menggeluti dunia teater, Ozie mencoba peruntungan di dunia film. Aktingnya dicoba ketika bermain di film "Mencari Hilal" (2015). Sukses, Ozie dengan suka cita menerima tawaran lain untuk mengambil peran di film "Talak 3" (2016), "Sultan Agung" (2018), dan "Bumi Manusia" (2019).

Ozie sendiri sudah menikah dan memiliki satu orang putra.

"Sejauh ini saya merasa keaktoran adalah cara untuk mengomunikasikan sesuatu. Jadi, saya fokusnya main saja secara khusyuk. Tiba-tiba banyak yang mengapresiasi, ya seneng gitu," ucapnya.

"Apapun perannya, buat saya punya kerumitan dan tantangannya sendiri. Jadi, saya selalu merasa ada nilai baru yang saya terima dari setiap peran yang dibawakan," demikian Ozie. (F)

 

Close X

Raih Gelar Doktor & Predikat Cumlaude, Begini Perjuangan Oki Setiana Dewi

Sebelumnya

Tanggung Jawab Moral, Sebuah Konsekuensi Ketenaran Public Figure

Berikutnya

KOMENTAR ANDA