post image
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

ORANGTUA memainkan peran penting dalam mempengaruhi niat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat tinggi. Setidaknya hal itu yang diungkapkan dalam sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal Educational Studies baru-baru ini.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Josip Sabic dan Boris Jokic di Pusat Penelitian Pendidikan dan Pengembangan Institut Penelitian Sosial di Zagreb, Kroasia dengan dukungan dari Yayasan Sains Kroasia.

Mereka hendak menemukan  faktor-faktor utama yang memengaruhi niat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat tinggi.

Penelitian itu dilakukan dengan cara melakukan pengamatan terhadap sekitar 1.000 siswa di 23 sekolah dasar di Zagreb, Kroasia. Mereka diminta untuk mengisi tiga kuesioner terpisah selama dua tahun terakhir mereka di sekolah dasar.

Kuesioner itu menanyakan soal sejumlah hal, termasuk soal keluarga dan kehidupan sehari-hari para siswa. Mereka juga ditanya soal apakah mereka memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi atau tidak.

Selain itu, para siswa juga ditanya soal aspirasi orangtua terhadap mereka, dukungan akademis yang diterima dari orangtua, serta soal apakah para siswa memiliki kamar, komputer dan meja belajar sendiri dan apakah mereka menikmati sekolah atau tidak.

Bukan hanya kuesioner, para peneliti juga mengumpulkan informasi tentang nilai akademik murid, serta ukuran masing-masing sekolah dan kelasnya. Mereka juga mengumpulkan nilai rata-rata poin untuk setiap sekolah serta harga properti di daerah sekitar masing-masing sekolah sebagai ukuran status sosial ekonomi.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa ukuran sekolah dan kelas, serta nilai rata-rata dan harga properti memiliki sedikit pengaruh dalam keinginan anak untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Sebaliknya, faktor terbesar yang mempengaruhi keinginan anak untuk mengenyam pendidikan tinggi adalah peran orangtua dalam perkembangan pendi

"Temuan utama yang timbul dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada variabel tingkat sekolah yang digunakan dalam analisis kami yang berkontribusi pada penjelasan aspirasi siswa untuk pendidikan tinggi," kata Sabic.

"Temuan penting lainnya adalah bahwa orang tua dapat memengaruhi aspirasi anak mereka dengan mengungkapkan harapan mereka mengenai jalur pendidikan anak dan dengan menyediakan kondisi dasar untuk menyelesaikan pekerjaan rumah dan pembelajaran," tutupnya. (F)

Resmi, Kini ABG Dibawah 13 Tahun Tak Bisa Lagi Miliki IG

Sebelumnya

Tertinggi di Asia, 31,4 Persen ABG Jakarta Kecanduan Internet

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Parenting World