post image
KOMENTAR

FILM animasi yang beredar selama ini tidak banyak yang mengandung unsur edukasi apalagi berkonten Islami. Katakanlah Spongebob, Tom and Jerry, maupun Marsya and The Bear, yang banyak disukai anak-anak usia balita. Tak heran banyak orangtua yang merasa resah dan khawatir dengan kondisi ini.

Kekhawatiran ini juga diungkapkan Ustaz Felix Siauw dalam Instagramnya. “Di masa kini, orangtua mau tidak mau berhadapan dengan sosial media, referensi yang sudah advance seperti animasi dan film bioskop yang keren-keren. Masalahnya, film animasi dan referensi lain yang disukai anak-anak jarang yang menawarkan kebaikan apalagi kebaikan dalam Islam. Anak-anak justru diajari tentang superhero fiktif yang cenderung pada kekerasan, bahkan banyak sekali film anak-anak yang tidak layak tonton.”

Yang lebih mengkhawatirkan, iklan-iklan bermuatan pornografi dan sinetron-sinetron yang tak layak ditonton anak-anak juga marak. Semua itu menambah referensi buruk yang masuk ke otak anak-anak kita. Lambat laun dapat berakibat mereka jadi mudah berkata buruk, berperilaku kasar, malas belajar, dan yang paling parah karakter mereka akan berkembang menjadi buruk. Padahal pendidikan karakter sangat penting di masa golden age.

Web series edutainment Nussa dan Rara (akronim dari Nusantara) diproduksi oleh The Little Giantz yang digagas oleh Mario Irwinsyah bersama 4 stripe production. Dalam animasi tersebut, tokoh Nussa digambarkan sebagai seorang anak laki-laki penyandang disabilitas yang menggunakan kaki palsu. Sementara Rara merupakan adik Nussa yang berusia 5 tahun, dengan suara khas anak-anak dan keceriaan yang selalu ditampilkannya mampu membuat gemas penonton.

Saat ini animasi Nussa dan Rara memang baru bisa kita nikmati melalui akun instagram @nussaofficial maupun melalui kanal yuoTube Nussa Official. Dengan durasi hanya beberapa menit saja, dan dikemas dengan gaya anak-anak kekinian tentunya tanpa melupakan unsur-unsur Islami, diharapkan anak-anak akan tertarik menonton dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Sejak dirilis pada 20 November 2018, sudah lebih dari 1,8 juta orang men-subscribe kanal Nussa Official. Melalui tayangan ini, membuktikan bahwa Indonesia mampu membuat animasi yang benar-benar berkualitas dan sangat layak menjadi tontonan keluarga. Diharapkan kelak, Nussa dan Rara menjadi idola baru bagi anak-anak Indonesia juga mampu bersaing dan diperhitungkan di kancah perfilman Internasional. (F)

Miss Turis, Perjalanan yang Menumbuhkan Syukur dan Sabar

Sebelumnya

Lama Tak Datang, Siti Gelar Konser Memukau di Jakarta

Berikutnya

KOMENTAR ANDA