Ilustrasi mengolah daging/Unsplash
Ilustrasi mengolah daging/Unsplash
KOMENTAR

BEREDAR informasi bahwa daging merupakan salah satu bahan makanan yang tidak perlu dicuci sebelum dimasak. Benarkah?

Dikutip dari Healthline, mencuci daging dengan air (air biasa yang mengalir-red) dikhawatirkan dapat menyebarkan bakteri ke permukaan lain dan ke makanan yang akan dimakan secara mentah seperti buah-buahan dan sayur. Hal itu tentu berisiko terhadap keamanan dan kesehatan makanan.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kita dapat mengurangi pertumbuhan bakteri di permukaan daging dengan sejumlah cara berikut ini.

Pertama, menyemprot daging dengan air bersuhu 82°C dilanjutkan menyemprotnya dengan asam laktat.

Kedua, mendidihkan daging sapi muda pada suhu 60°C selama empat menit.

Ketiga, membersihkan permukaan daging dengan larutan asam semisal jus lemon atau cuka.

Selanjutnya, kita juga bisa mencegah kontaminasi bakteri saat menyiapkan daging atau unggas dengan tiga langkah ini.

  1. Menyiapkan sayuran, salad, dan buah-buahan yang akan dimakan mentah sebelum menyiapkan daging.
  2. Membersihkan permukaan apa pun yang berpotensi terkontaminasi atau tersentuh daging, salah satunya bagian dalam bak cuci piring.
  3. Memasak daging dengan suhu aman yang diukur dengan termometer makanan, untuk memastikan bakteri pada daging hilang.

Dengan pengolahan bahan makanan yang benar, asupan gizi kita akan maksimal.




Masuk Pertengahan Tahun, Saatnya Memperkuat Kembali Self-Improvement

Sebelumnya

Kembali Beraktivitas Pascalibur Lebaran, Simak Tips Bekerja Efektif dan Lebih Fresh ala POCO

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family