Melly Goeslaw berhasil meraih lebih dari 20 ribu suara di daerah pemilihannya, Jawa Barat I/IG Melly Goeslaw
Melly Goeslaw berhasil meraih lebih dari 20 ribu suara di daerah pemilihannya, Jawa Barat I/IG Melly Goeslaw
KOMENTAR

KURSI legislatif rupanya sangat menarik perhatian para pegiat seni Indonesia. Sejumlah nama baru bermunculan, ingin menyusul kesuksesan pendahulunya. Sebut saja Melly Goeslaw yang menjadi wajah baru dan Krisdayanti sebagai petahana.

Di penghitungan cepat ini, nama-nama tersebut berhasil memperoleh suara yang lumayan banyak. Sebut saja dr Lula Kamal, yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif lewat Partai Amanat Nasional (PAN). Ia melaju dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta dengan perolehan suara 100.209.

Lalu ada Melly Goeslaw dari dapil Jawa Barat I. Ia diusung oleh Partai Gerindra dengan raihan suara mencapai 22.607. Dari dapil Jawa Barat II ada nama Rachel Maryam yang meraih 20.159 suara. Rachel juga diusung oleh Partai Gerindra. Selanjutnya ada Rieke Diah Pitaloka dari dapil Jawa Barat VII yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mendulang suara sebanyak 14.294.

Nafa Urbach maju di dapil Jawa Tengah VI lewat Partai NasDem dengan raihan 43.813 suara. Ada juga Anisa Bahar dari dapil Jawa Tengah IX, juga dari Partai NasDem, dengan suara sebanyak 5.834. Sementara, Krisdayanti berhasil mengumpulkan suara sebanyak 27.761. KD berasal dari dapil Jawa Timur V.

Kehadiran para pegiat seni di kursi-kursi legislatif ini tentunya membawa angin segar bagi pertumbuhan seni budaya Indonesia. Karenanya, maestro tari Didik Nini Thowok menitipkan pesan untuk mereka.

“Saya sangat berharap, mereka yang terpilih nantinya bisa memajukan seni budaya Indonesia. Salah satunya adalah Dana Abadi Indonesiana. Itu adalah program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristekdikti) yang selama ini sudah berjalan,” kata Didik.

Dengan demikian, ragam ilmu dan informasi terkait seni budaya di Indonesia dapat terus dibagikan dari generasi ke generasi. Bahkan bila memungkinkan, bisa dikenal hingga ke mancanegara.

“Karena, tanpa dokumentasi tentunya seni itu tidak bisa diakses. Sehingga, generasi muda tidak bisa tahu tentang seberapa kaya dan hebatnya budaya kita,” ujar dia.




Perjalanan Karier Widuri Puteri, Tuai Banyak Pujian Berkat Aktingnya di Film “Siksa Kubur”

Sebelumnya

Naura Ayu Ajak Remaja Indonesia Bangkitkan Semangat dengan Susu Oat Bergizi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Entertainment